Minggu, 3 Maret 2024

Roberto Martinez Masih Ingin Bersama Belgia

Budi Santoso
Sabtu, 2 Oktober 2021 13:15:03
Roberto Martinez menegaskan dirinya masih ingin berada di Tim Nasional Belgia, saat namanya disebut-sebut jadi pengganti Koeman. (facebook.com/Belgiumfootballnasionalteam)
[caption id="attachment_243385" align="alignleft" width="880"] Roberto Martinez menegaskan dirinya masih ingin berada di Tim Nasional Belgia, saat namanya disebut-sebut jadi pengganti Koeman. (facebook.com/Belgiumfootballnasionalteam)[/caption] MURIANEWS, Barcelona- Pelatih Tim Nasional Belgia, Roberto Martinez, menyangkal bahwa dirinya mendapatkan ‘tawaran’ dari Barcelona, menggantikan Ronald Koeman. Pelatih asal Spanyol ini, memang menjadi salah satu nama yang disebut terkait ‘kemelut’ yang tengah terjadi di Barcelona. Martinez menyebut, dirinya masih tetap fokus untuk memenuhi "hari terakhir" kontraknya dengan Tim ‘Setan Merah’ Belgia. Namun demikian dirinya juga tidak menyangkal, bahwa bisa saja ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi dalam perjalanannya. "Sama sekali tidak ada apa-apa. Tidak ada kontak ," kata Martinez dalam wawancara yang diterbitkan oleh surat kabar Belgia Het Laatste Nieuws, yang kemudian dilansir oleh Mundo Deportivo, Jum’at (1/10/2021) malam. Sebagai orang Spanyol, Martinez mengaku memiliki hubungan persahabatan dengan Jordi Cruyff, salah satu direktur di FC Barcelona. Bahkan hubungannya bisa dikatakan sangat dekat. Akan tetapi hubungan persahabatannya dengan Cruyff dalam hal ini tidak pernah berhubungan dengan masalah klub. Hubungannya lebih kepada hubungan pribadi karena sama-sama pernah menjadi pemain sepakbola. BACA JUGA: Koeman Mengaku Lelah Membela Diri “Dasar persahabatan saya dengan Jordi adalah bahwa kami memisahkan pribadi dari profesional . Saya tidak pernah bertanya kepada Jordi bagaimana situasi saya di Barcelona. Saya tidak berpikir dia memiliki fungsi menunjuk kemungkinan pelatih baru,” jelas Roberto Martinez. Martínez, sejauh ini telah memimpin tim nasional Belgia selama lima tahun dan memiliki kontrak hingga setelah Qatar 2022. Dirinya ingin memenuhi kotrak tersebut dan akan fokus pada Liga Bangsa-Bangsa dan lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. "Saya akan senang jika kami menjadi negara Eropa pertama yang lolos ke Piala Dunia di Qatar. Itulah tantangan setelah final Liga Bangsa-Bangsa. Tapi ... dalam sepak bola Anda tidak pernah tahu apa yang akan dilakukan besok,” katanya lagi. “Saya bangun setiap hari, malam, pagi sebagai pelatih Belgia sampai hari terakhir kontrak saya. Tapi saya menyadari bahwa banyak keadaan bisa muncul di sepanjang jalan,” katanya menambahkan. Penulis: Budi erje Editor: Budi erje Sumber: Mundo Deportivo

Baca Juga

Komentar