Minggu, 3 Maret 2024

Tak Ikut Turnamen, Pemain Top Indonesia Berpotensi Kena Sanksi

Budi Santoso
Selasa, 18 April 2023 18:21:06
Pasangan Ganda Indonesia, Kevin/Markus berpotensi kena sanksi BWF. Pasangan Indonesia ini beberapa kali absen di turnamen wajib. (facebook.com/photo/?fbid)
Murianews, Jakarta – Karena tidak ikut turnamen dan diduga melanggar komitmen sebagai pemain kategori Top Comitted Players, pemain top Indonesia berpotensi terkena denda. Beberapa nama disinyalir harus menanggung denda. Hal ini dikatakan Bambang Roedyanto, dewan BWF (Badminton World Federation) baru-baru ini, dalam cuitannya di twitter. melalui akun Twitter pribadinya. Menurutnya BWF tak main-main dalam hal ini. "BWF tidak main-main, pemain yang masuk commitment (top dunia) tapi tidak bermain di (turnamen) super 750 atau super 100, denda $5000," demikian cuitan Bambang Roediyanto, baru-baru ini. Dari cuitan ini, banyak pihak yang langsung menerka bahwa pemain top Indonesia yang terkena sanksi itu adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Dua wakil Indonesia ini disinyalir bakal kena sanksi. Sebab mereka sudah mangkir di beberapa turnamen besar berlevel super 1000. Dimana Marcus/Kevin mangkir dari turnamen All England 2023 dikarenakan cedera dan Kevin menuju pesta pernikahan bulan Maret 2023 lalu. Sementara itu Praveen/Melati terpantau tidak mengikuti gelaran Malaysia Open 2023. Turnamen di Malaysia tersebut memiliki level Super 1000. Pasangan ganda campuran ini juga absen di India Open 2023 yang berlevel 750. BACA JUGA: Menunggu The Minions Bangkit Malaysia Open 2023 BWF, menurut Bambang Roedyanto, telah menetapkan sistem Top Comitted Players, sejak 22 November 2022 lalu. Sistem ini membuat pemain tunggal putra dan putri di ranking 15 besar, pemain ganda putra, putri, dan campuran di ranking 10 besar jadi penghuni Top Comitted Players. Kemudian dengan menjadi penghuni Top Comitted Players mereka wajib hukumnya untuk mengikuti tiga turnamen bulu tangkis dengan level tertinggi. Turnamen itu adalah yang memiliki level super 1000, super 750, dan super 500. Mereka juga diwajibkan turun di turnamen BWF World Tour Finals, jika lolos kualifikasi. Jika tidak memenuhi kewajibanini, maka BWF akan menjatuhka denda sebesar 5000 dolar Amerika atau sekira Rp73 juta.

Baca Juga

Komentar