Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bermain dengan skuad utama, Tri Hartanto kembali ditunjuk sebagai kapten untuk kesekian kalinya menggantikan peran Ahmad Farid 'Ambon. Pola 4-2-3-1 pun diterapkan dengan harapan bisa meraih poin maksimal di kandag sendiri.

Di ujung tombang, Wisnu Wardani diplot menjadi seorang target man. Sang top skor sementara di kubu Persiku, Wirdan Jaka, di partenrkan bersama sang kapten Tri Hartanto, Fernandho Gomez, Boby Wirawan, dan Hanif Faturrahman. Mereka ditugaskan untuk mengalirkan bola dan menyetop bola di tengah lapangan.

Di lini belakang, Sang benteng pertahanan Teguh Susanto ditandhemkan dengan Ahmad Muzzaki untuk menyetop aliran bola lawan. Ajudya Eka dan Dhanu Syahputra  seperti tugas awal, mengalirkan bola dari sisi sayap lapangan. Dan Aldhila Redondo lagi-lagi dipercaya menjaga pertahanan terakhir Persiku Kudus.

Tampil dengan skuad utama, Persiku coba kuasai jalannya pertandingan. Beberapa serangan pun sempat dibangun. Namun sayang, pertahanan Persibangga masih rapat untuk dimasuki tim serang Persiku yang dikomandoi Tri dan Wirdhan.

Hingga menit 25 serangan Persiku dirasa masih kurang efektif untuk menggedor pertahanan Persibangga. Titik baliknya adalah saat sepakan Dhanu di menit 27. Walaupun masih melambung di atas mistar gawang, tim bereaksi dengan positif.

Serangan demi serangan pun terus dilesatkan. Ajudya Eka dan Wisnhu mulai mengurung pertahanan Persibangga dengan umpan-umpan lambungnya. Belum umpan terobosan dari Wirdhan serta Tri Hartanto yang perlahan tapi pasti memanjakan lini depan Persiku.

Di menit 31, umpan tajam Wirdhan dari lini tengah Persiku langsung disambut Nandho. Tanpa pengawalan, Nandho langsung melesatkan bola ke pojok kanan gawang Persebangga. Skor 1-0 untuk Persiku Kudus.

Unggul satu gol membuat Persiku semakin beringas. Umpan lambung dari tengah lapangan terus dilesatkan menuju sang target man Wisnu Wardhani. Boby dan Fernando sesekali maju untuk bantu serangan.

Tiga menit berselang, Persiku kembali membangun serangan. Naik dari belakang, Muzzaki langsung mendapat bola liar di depan gawang Persibangga. Tak ingin menyiakan peluang, tendangan mendatar langsung dilesatkan.

Sepakan kemudian membentur pemain bertahan. Bola lantas melesat liar ke pojok gawang Persibangga. Gol, skor 2-0 untuk Persiku bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, kartu truf Persiku, Ahmad Farid Ambon dimasukkan untuk mengganti Wisnu Wardhani. Permainan di lini tengah pun semakin aktif bergeliat. Nando dan boby kemudian didorong ke depan untuk menerima assist-assist Wirdhan, Ambon, dan Tri.

Dua peluanga langsung tercipta dari kaki Nando. Sayang kedua sepakannya masih melebar ke atas mistar gawang Persibangga. Hingga menit 65 Persiku terus menyusun serangan dari sektor tengah dan samping lapangan.Menit 69, amunisi baru diturunkan tim Pelatih. Boby wirawan ditarik keluar dan digantikan Akbar Rizky. Di menit 70 perubahan skema mulai terasa. Dhanu kini lebih aktif begerak kedepan dan mengumpan pada Nando. Dua tendangan off target pun didapat selama kurun waktu 6 menit.Menit 76, sepakan Nando kembali diblok dan menghasilkan tendangan sudut. Dhanu yang mengeksekusi tendangan pojok, langsung mengarahkannya ke tengah kerumunan. Dengan postur tingginya, Ambon berhasil memenangi duel udara dan menjeploskan bola ke gawang Persibangga. Skor 3-0 untuk Persiku Kudus bertahan hingga akhir laga.Ditemui usai laga, Pelatih Persiku Kudus Subangkit mengatakan anak didiknya telah bermain dengan baik. Strategi yang diterapkan juga berhasil dijalankan dengan baik. “Anak-anak bermain impresif sore ini,” terangnya.Ia merasa bersyukur karena bisa mengamankan poin krusial pada laga kali ini. Tigo poin yang diperoleh akan menjadi bekal timnya untuk mempermudah lolos ke fase berikutnya. “Ini laga penting dan kami bisa memenangkannya.Walau demikian, finishing touch kembali jadi catatan tim. Sedang dari segi deffence, anak-anak dirasa telah disiplin dalam menjaga area pertahanannya. “Yang kurang kami tingkatkan, yang baik kami kembangkan,” tandasnya.Sementara Pelatih Persebangga Gatot Barnowo menyatakan, tim memang ia bebaskan untuk berkreasi di lapangan. Mengingat anak asuhnya sangat minim jam terbang bahkan nol pengalaman di Liga Tiga Jawa Tengah.“Kami akui Persiku lebih matang dari segi kedalaman skuad,” ucap Gatot.Laga selanjutnya, Gatot akan berupaya mempersembahkan poin bagi para suporter dan masyarakat Persibangga. “Dua laga sisa, kami targetkan poin,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler