Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kondisi tersebut dikarenakan hingga babak delapan besar usai, Persiku sedang dalam fase minim dana. Pasalnya selain untuk gaji pemain dan tim pelatih, dana Persiku juga digunakan untuk mengarungi laga away yang sudah-sudah.
Manager Persiku HM Bismark pun tak menyangkal jika dana yang dimiliki sekarang sudah sangat minim. Bismark mengaku dalam satu laga away, Persiku bisa saja menggelontorkan uang sebesar Rp 40 juta.
“Itu belum termasuk medis dan lainnya,” katanya, Kamis (26/9/2019) pagi.
Uang tersebut merupakan biaya akomodasi dan bonus jika tim berhasil memenangkan laga tandangnya. Seperti terjadi kala menjamu Persab Brebes di Stadion Karang Birahi pekan lalu.
“Kami waktu itu berangkat dua hari sebelum laga,” lanjutnya.
Dana yang ada sekarang juga diakui sudah tidak bisa mem-backup laga hingga final nanti. Tim managemen kini terus memutar otak guna mencukupi kebutuhan tim. Sembari menunggu para pemilik klub, dalam hal ini Pemkab Kudus menggelontorkan dananya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



