Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan jika Kudus akan menjadi base terakhir dalam penyelenggaraan audisi di tahun 2019. Laga final nanti juga akan digelar di Kota Kretek pada 20 hingga 22 November mendatang.

“Audisi di Kudus tahun ini diperkirakan akan membeludak dan diikuti sekitar  900 peserta,”  ucapnya dalam konfrensi pers di Gor Djarum, Sabtu (16/11/2019) sore.

Untuk penyelenggaraan, audisi umum pada tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya. Di mana hanya akan difokuskan pada kelompok usia U-11 dan U-13. Setelah di tahun 2018 berfokus di tiga kategori yakni U-11, U-13, dan U-15.

“Tahun ini kami fokuskan untuk dua kategori guna pembinaan yang maksimal sejak dini,” lanjutnya.

Tim pencari bakat yang akan menyeleksi para pebulutangkis pun dipersiapkan secara maksimal guna menyaring bibit-bibit unggul. Di antaranya ada Tan Joe Hok, Liem Swie King, Hariyato Arbi, Fung Permadi, dan Liliyana Natsir.

“Tentunya masih banyak legenda bulutangkis Indonesia lainnya,” katanya.

Yopie pun menaruh harapan penuh pada pebulutangkis lokal yang bakal berlaga di seri Kudus. Para talenta muda diharapkan bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya hingga bisa menarik perhatian tim pencari bakat.

“Kerahkan kemampuan terbaik agar dapat melaju ke babak final,” terangnya.Sementara Manager tim PB Djarum yang juga menjadi salah satu tim pencari bakat Fung Permadi memastikan pihaknya akan serius menyeleksi para pebulutangkis muda yang akan berlaga nantinya.“Dengan banyaknya peserta, kami sebagai tim pencari bakat tentu harus jeli,” tegasnya.Skill, karakteristik, serta teknik dari pebulutangkis tentunya bakal menjadi poin dan catatan tersendiri bagi para pencari bakat. Sedang soal postur tubuh, pihaknya tidak terlalu mementingkan faktor tersebut.“Yang penting bagaimana skillnya, gaya pukulannya, dan faktor teknik lain, semaksimal mungkin kami akan mengkurasi bibit terbaik dari yang terbaik,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler