30 Atlet Melaju ke Final Audisi Umum Bulutangkis 2019
Anggara Jiwandhana
Selasa, 19 November 2019 17:57:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Manager tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan, ada peningkatan pada kualitas maupun kuantitas atlet yang mendaftar di tahun ini. Walau dibuka hanya pada lima kota saja, Fung mengatakan jika jumlah pendaftar audisi umum lebih banyak dari tahun sebelumnya.
“Pendaftarnya banyak di tahun ini, kualitasnya juga telah meningkat,” ucapnya dalam sesi jumpa pers di Gor Djarum Jati, Selasa (19/11/2019) sore.
Fung pun mengapresiasi para peserta audisi. Begitu juga dengan para pelatih daerah yang telah bersungguh-sungguh dalam mendidik anak didiknya perihal teknik dasar bulutangkis. “Sangat terlihat kemajuannya, ini bukti dari keseriusan pelatih-pelatih daerah,” lanjutnya.
Walau demikian, Fung menjelaskan jika audisi belum sepenuhnya selesai. Esok harinya, para atlet akan menjalani dua kali pertandingan dengan sistem full games. Pun di hari berikutnya, peserta akan menjalani serangkaian tes. Seperti beep test dan akan berlanjut ke proses karantina.
“Di fase karantina kami akan lihat kegigihan peserta dan akan melihat siapa saja yang memiliki kemampuan beradaptasi yang cukup baik. Inilah yang akan masuk ke klub dan menerima beasiswa,” katanya.
Sementara Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis telah mendorong anak untuk berkompetisi dan mengenal nilai-nilai sportivitas di dalamnya sejak usia dini.
“Dengan berkompetisi, anak-anak akan belajar menerima kekalahan dan kemenangan,” ucapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



