Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Basis suporter terbesar Persiku Kudus, Suporter Macan Muria (SMM) menegaskan aksi perusakan bus operasional Persiku Kudus baru-baru ini bukanlah gerakan resmi. SMM sendiri turut mengecam pelaku perusakan bus tersebut, mengingat semua bagian dari Si Macan Muria seharusnya dirawat, bukan malah dirusak.

“Miris sekali kami mendengar ada kejadian seperti ini, kami pastikan ini juga bukan dari kami dan tidak ada gerakan resmi,” kata Koordinator SMM Kudus Mochammad Ilham Akbar, Kamis (17/3/2022).

Pihaknya mendorong Pemerintah Kabupaten Kudus untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berlarut. Kejadian seperti ini juga sangat disayangkan dan tidak seharusnya terjadi.

Ilham, juga mengharapkan kedewasaan para suporter dalam menyikapi buruknya performa klub kebanggaan masyarakat Kudus ini, dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga tidak ada lagi oknum-oknum suporter yang melakukan perusakan seperti ini.

“Ayolah kita mendobrak sistem ini dengan cara yang baik, bukan dengan cara merusak fasilitas publik atau lainnya, kita angkat Persiku dengan cara yang baik dan tanpa lelah mendukung mereka,” pungkasnya.

BACA JUGA: Bus Persiku Kudus Dirusak, Begini Respon Bupati Kudus
BACA JUGA: Bus Persiku Kudus Dirusak, Begini Respon Bupati KudusDinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus sendiri sebelumnya menduga kerusakan dilakukan oleh oknum suporter yang sakit hati atas performa jelek Macan Muria. Namun demikian belum ada petunjuk dan bukti apapun terkait perusakan bus Persiku ini.Kepala Bidang Olahraga Disdikpora Kudus, Minan Muhamad menyampaikan, bus operasional Persiku Kudus merupakan satu aset daerah yang seharusnya dijaga bersama-sama. Bila memang benar perusakan ini dilandasi karena rasa kecewa oknum suporter harusnya bisa duduk bersama-sama untuk membahasnya.Minan juga berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Pihaknya mengajak semua elemen pegiat sepak bola untuk turut merawat aset-aset daerah yang berguna bagi keberlangsungan tim Macan Muria tersebut.“Ini kan untuk Persiku, untuk masyarakat juga, kalau ada kekecewaan atau hal lainnya kan harusnya bisa ada di satu meja untuk dimusyawarahkan,” pungkasnya.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler