Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dalam kejadian ini, pintu stadion Wergu Wetan, Kudus dikunci. Sedangkan wasit pertandingan Persiku vs PSIR yang sempat tertahan di ruang wasit, akhirnya dievakuasi aparat kepolisian menggunakan truk polisi.
Saat wasit dievakuasi, Ketua Askab PSSI Kudus, Daniel Budi Sampurna sempat kembali melontarkan protes keras kepada wasit yang memimpin jalannya laga itu. Dia kembali meneriaki wasit dengan nada tinggi.
”Kamu tau siapa yang membiayai pertandingan ini,” serunya.
Daniel berulang kali juga sempat terlibat adu mulut dengan aparat pengamanan. Namun akhirnya mereda kembali. Ketua Askab PSSI Kudus ini mulai sedikit mampu mengontrol diri.
Saat pintu stadion dikunci, para Pemain Persiku masih berada di dalam. Sehingga saat melakukan evakuasi, tidak ada yang bisa keluar. Sementara itu pemain PSIR Rembang malah sudah tidak lagi di seputaran stadion.
Tentang jalannya pertandingan, pelatih Persiku, M Irfan belum bersedia memberikan pernyataan apapun. Pelatih muda sepertinya sangat terpukul dengan hasil pertandingan yang didapatkan timnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



