Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pertandingan antara tuan rumah Persiku Jr melawan tamunya Persijap Jr merupakan pertandingan putaran ke-2 Piala Soeratin Jawa Tengah. Pada Selasa (17/9/2019) sore itu, merupakan pertemuan pertama kedua tim di Babak 16 Besar Piala Soeratin Jawa Tengah.

Sedianya, Tim Persiku Jr Kudus sendiri dijadwalkan akan gantian melakukan pertandingan away ke Jepara pada Minggu (22/9/2019). Namun demikian, jadi atau tidaknya pertandingan masih belum ada kejelasan.

Manajer Tim Persijap Jepara Nur Azis menyatakan, usai terhentinya pertandingan, sudah ada pertemuan antara dua tim dan penyelenggara kompetisi. Pihaknya langsung menolak dilakukannya pertandingan lanjutan yang diusulkan digelar pada Rabu (18/9/2019) pagi tadi.

Penolakan tersebut didasarkan pada situasi keamanan yang menurutnya sama sekali belum meyakinkan. Pihak Persiku Jr sendiri juga menyampaikan penolakan pertandingan yang akan digelar di Jepara pada Minggu (22/9/2019) mendatang. Sampai malam, pertemuan ini belum mendapatkan kejelasan.

“Soal nasip pertandingannya sendiri sampai saat ini belum ada kejelasan. Kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari PSSI Jawa Tengah. Semalam kami nyatakan tidak bersedia melanjutkan pertandingan pada pagi ini. Kami melihat situasinya masih belum memungkinkan,” ujar Nur Azis, Rabu (18/9/2019).

Pihaknya juga menyatakan akan segera melakukan pembahasan mengenai hal ini dengan pihak-pihak terkait di Jepara. Dalam hal ini dengan Askab PSSI Jepara untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang dirasakan perlu dilakukan.
Pihaknya juga menyatakan akan segera melakukan pembahasan mengenai hal ini dengan pihak-pihak terkait di Jepara. Dalam hal ini dengan Askab PSSI Jepara untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang dirasakan perlu dilakukan.Ketua Askab PSSI Kabupaten Jepara, Samsul Anwar menyatakan prihatin dengan kejadian yang terjadi. Menurutnya hal ini tidak perlu terjadi jika semua pihak memahami apa sebenarnya tujuan digelarnya pertandingan itu, dan apa sebenarnya hakikat dari olahraga.Olahraga menurutnya merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Apalagi dalam hal ini sepak bola. Melalui olahraga diharapkan bisa didapatkan tidak hanya fisik yang kuat namun juga jiwa yang sehat.“Sedih saya mendengar kejadian ini. Kecewa tentu saja. Untuk selanjutnya kami akan segera berkoordinasi untuk membahas hal-hal yang dipandang perlu untuk menyikapi kejadian ini. Nanti akan segera kami lakukan,” ujar Samsul, Rabu (18/9/2019). Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler