Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Jepara Umar Muslim menyatakan, prestasi ini merupakan kebangkitan cabang olahraga pencak silat di Kota Ukir. Capaian ini tentu saja berkat kerja keras dan dukungan semua pihak termasuk proses pembinaan yang sudah lama dilakukan.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya Jepara selalu di bawah Kudus dan Blora, maka pada tahun ini Jepara bisa mengunggulinya. Popda Karesidenan Pati, sendiri dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Sepaktakraw Welahan Jepara. Di ajang ini Jepara menurunkan 75 atlet (tingkat SMP) dan 85 atlet (tingkat SMA).

"Tahun ini, Alhamdulilah kami bisa unggul dari Kabupaten Kudus dan Blora, yang merupakan pesaing berat di cabang Pencak Silat ini. Kami berhasil meraih 9 medali emas, 11 medali perak dan 8 medali perunggu," kata Umar Muslim, Kamis (12/3/2020).

Untuk medali emas, sebanyak sembilan medali didapatkan oleh Ahmad Wahyu, Majid Ahmad, Anita, M. Misbakhul, Elok Nur, dan Tasya yang merupakan atlet SMA. Sedangkan tiga medali emas lainnya dipersembahkan Ira, Afif, A. Said (tingkat SMP).

Keberhasilan tersebut, menurut Umar Muslim merupakan buah dari semakin tertatanya program pelatihan di Kabupaten Jepara. Termasuk dengan adanya program pemusatan latihan bagi para atlet di Kecamatan Mayong.

“Sebelumnya, pembinaan cabang silat ini masih dilakukan di masing-masing perguruan silat. Sehingga tidak dapat dilihat, progres para atlet yang akan mewakili Jepara ke tingkat provinsi maupun nasional. Namun mulai tahun ini, bagi para atlet yang maju ke tingkat karesidenan maupun provinsi Jawa Tengah dibina melalui program pemusatan latihan,” tambah Umar Muslim.Saat ini ada ribuan pendekar silat yang tersebar di 16 perguruan di Jepara. Termasuk di sekolah-sekolah tingkat SD, SMP dan SMA. Mereka mulai melirik cabang seni bela diri ini. Pencak silat ini merupakan suatu seni bela diri tradisional asli Indonesia. Seni bela diri ini secara luas sudah dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapura.Dengan torehan prestasi ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Jepara akan memberikan perhatian lebih terhadap cabang pencak silat ini. Sehingga prestasi atlet pencak silat Jepara dapat terus maju dan berkembang. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler