Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus- Hasil buruk dalam beberapa pertandingan membuat Atletico Madrid disebut-sebut mengalami inkonsistensi. Sebagai pimpinan klasemen Laliga Spanyol, Atletico Madrid memang semakin rentan tersalip di tingkungan terakhir, perebutan gelar Juara Laliga Spanyol musim ini.
Memasuki pekan ke-29, Atletico mengalami ‘kesialan’ setelah dibekap Sevilla dengan skore 1-0, Senin (5/4/2021) dinihari. Kekalahan ini membuat jarak perolehan point mereka semakin menipis. Real Madrid hanya berjarak 3 point, dan Barcelona berjarak 4 point dan bahkan bisa 1 point, jika Selasa (6/4/2021) menang atas Valladolid.
Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid menyatakan, timnya memang tengah mengalami masa-masa sulit. Situasi ini berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di awal hingga pertengahan musim ini. Namun pelatih asal Argentina ini menegaskan jika timnya sama sekali tidak goyah karena ini.
"Liga Spanyol itu berat sampai akhir di setiap perebutan gelar juara. Biasanya hanya dua tim (yang bersaing), begitu juga kami pada 2014 atau 2017, selalu terjadi balapan dua kuda," ujar Simeone.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Luiz Suares, striker Atletico Madrid dalam sebuah moment saat berhadapan dengan Sevilla. (detik.com/AP/Angel Fernandez)[/caption]
MURIANEWS, Kudus- Hasil buruk dalam beberapa pertandingan membuat Atletico Madrid disebut-sebut mengalami inkonsistensi. Sebagai pimpinan klasemen Laliga Spanyol, Atletico Madrid memang semakin rentan tersalip di tingkungan terakhir, perebutan gelar Juara Laliga Spanyol musim ini.
Memasuki pekan ke-29, Atletico mengalami ‘kesialan’ setelah dibekap Sevilla dengan skore 1-0, Senin (5/4/2021) dinihari. Kekalahan ini membuat jarak perolehan point mereka semakin menipis. Real Madrid hanya berjarak 3 point, dan Barcelona berjarak 4 point dan bahkan bisa 1 point, jika Selasa (6/4/2021) menang atas Valladolid.
Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid menyatakan, timnya memang tengah mengalami masa-masa sulit. Situasi ini berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di awal hingga pertengahan musim ini. Namun pelatih asal Argentina ini menegaskan jika timnya sama sekali tidak goyah karena ini.
"Liga Spanyol itu berat sampai akhir di setiap perebutan gelar juara. Biasanya hanya dua tim (yang bersaing), begitu juga kami pada 2014 atau 2017, selalu terjadi balapan dua kuda," ujar Simeone.
Dikatakannya, saat ini timnya memang sedang bersaing ketat, meskipun belakangan ini lebih banyak jeleknya, dari sisi hasil. Pihaknya harus menemukan cara agar para pemain bisa kembali mendapatkan hasil bagus, seperti diparuh pertama musim.
Baca: