Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Juventus mengalami kisah ‘pilu’ pada musim ini. Klub berjuluk ‘Si Nyonya Tua’ ini bahkan sudah kehilangan gelar juara Liga dan tersingkir di Liga Champions. Sudah begitu mereka juga masih terseok-seok untuk bisa mendapatkan tiket Liga Champions musim depan.
Namun demikian, Cristiano Ronaldo dkk masih bisa meraih gelar untuk musim ini, di tengah tekanan berat yang terjadi. Juventus akhirnya mendapatkan gelar Juara Piala Coppa Italia, usai menang 2-1 atas Atalanta, di Stadion Mapei, Kamis (19/5) dini hari WIB.
Pada pertandingan ini sebenaranya Atalanta lebih banyak mengambil inisiatif serangan. Namun Juventus juga mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya. Bahkan mereka akhirnya unggul lebih dulu lewat gol Dejan Kulusevski pada menit ke-31.
Tendangan melengkung Kulusevski membuat kiper Atalanta Pierluigi Gollini mati langkah. Atalanta kemudian bereaksi dan berhasil menyamakan skore pada menit ke -41 melalui Ruslan Malinovskyi. Tembakan kaki kiri Malinovskyi di kotak penalti tak mampu lagi dibendung Gianluigi Buffon.
Juventus akhirnya kembali unggul di babak kedua. Chiesa berhasil melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang Atalanta. Gol ini terjadi pada menit ke-73, dan tidak mampu dikejar lagi oleh Atalanta.
Sejumlah peluang memang berhasil diciptakan Atalanta di sisa pertandingan. Namun mereka gagal mendapatkan gol, dan harus merelakan para pemain Juventus mengangkat trophy Piala Coppa Italia.
Juventus Juara Coppa Italia 2020-2021 (cnnindonesia/REUTERS/ALBERTO LINGRIA)[/caption]Gelar ini cukup lumayan bagi Juventus yang bisa dianggap tengah ‘babak belur’pada musim ini. Selain itu, gelar ini juga memiliki arti khusus bagi bintang tim Cristiano Ronaldo. Dengan gelar ini Ronaldo tercatat sebagai pemain yang selalu memenangi ajang utama, liga dan piala, saat bersama Manchester United, Real Madrid, dan Juventus.Di Manchester United sejak 2003 hingga 2009, pemain kelahiran Madeira itu menjuarai tiga trofi Liga Inggris dan satu Piala FA. Setelah pindah ke Madrid pada 2009 hingga 2018, pemain berjuluk CR7 tersebut dua kali juara Liga Spanyol dan dua kali mengangkat trofi Copa del Rey.Susunan pemain:Atalanta (3-4-3): Pierluigi Gollini; Rafael Toloi, Cristian Romero, Jose Luis Palomino; Hans Hateboer, Marten de Roon, Remo Freuler, Robin Gosens; Ruslan Malinovskiy, Duvan Zapata, Matteo Pessina.Juventus (4-4-2): Gianluigi Buffon; Danilo, Matthijs de Ligt, Giorgio Chiellini, Juan Cuadrado; Weston McKennie, Rodrigo Bentancur, Adrien Rabiot, Federico Chiesa; Cristiano Ronaldo, Dejan Kulusevski.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: cnnindonesia.com
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ronaldo dan Piala Coppa Italia. (cnnindonesia.com/REUTERS/ALBERTO LINGRIA)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Juventus mengalami kisah ‘pilu’ pada musim ini. Klub berjuluk ‘Si Nyonya Tua’ ini bahkan sudah kehilangan gelar juara Liga dan tersingkir di Liga Champions. Sudah begitu mereka juga masih terseok-seok untuk bisa mendapatkan tiket Liga Champions musim depan.
Namun demikian, Cristiano Ronaldo dkk masih bisa meraih gelar untuk musim ini, di tengah tekanan berat yang terjadi. Juventus akhirnya mendapatkan gelar Juara Piala Coppa Italia, usai menang 2-1 atas Atalanta, di Stadion Mapei, Kamis (19/5) dini hari WIB.
Pada pertandingan ini sebenaranya Atalanta lebih banyak mengambil inisiatif serangan. Namun Juventus juga mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya. Bahkan mereka akhirnya unggul lebih dulu lewat gol Dejan Kulusevski pada menit ke-31.
Tendangan melengkung Kulusevski membuat kiper Atalanta Pierluigi Gollini mati langkah. Atalanta kemudian bereaksi dan berhasil menyamakan skore pada menit ke -41 melalui Ruslan Malinovskyi. Tembakan kaki kiri Malinovskyi di kotak penalti tak mampu lagi dibendung Gianluigi Buffon.
Juventus akhirnya kembali unggul di babak kedua. Chiesa berhasil melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang Atalanta. Gol ini terjadi pada menit ke-73, dan tidak mampu dikejar lagi oleh Atalanta.
Sejumlah peluang memang berhasil diciptakan Atalanta di sisa pertandingan. Namun mereka gagal mendapatkan gol, dan harus merelakan para pemain Juventus mengangkat trophy Piala Coppa Italia.
[caption id="attachment_218600" align="alignleft" width="620"]