Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Madrid- Spekulasi mengenai masa depan Zinedine Zidane bersama Real Madrid akhirnya terjawab. Real Madrid secara resmi menyampaikan Zidane telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari El Real.

Keputusan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Zidane saat menangani Real Madrid. Sejak menangani Madrid, Zidane sebenarnya sudah banyak memberikan gelar bagi klubnya. Namun musim ini, nir-gelar bagi Madrid membuat dirinya memutuskan mundur dari kursi manajer Madrid.

“Zinedine Zidane telah memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai pelatih klub kami.
Sekarang saatnya untuk menghormati keputusannya dan menunjukkan penghargaan kami atas profesionalisme, dedikasi dan semangatnya selama bertahun-tahun ini, dan atas apa yang diwakili oleh sosoknya untuk Real Madrid,” demikian pernyataan resmi dari Klub Real Madrid.

“Zidane adalah salah satu legenda besar Real Madrid dan kelegendaanya melampaui apa yang pernah ia lakukan sebagai pelatih dan pemain klub kami. Dia tahu bahwa dia adalah jantung dari Real Madrid. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya,” lanjut pernyataan itu.

Perjalanan karir Zidane bersama Real Madrid sangat luar biasa. Setelah mememangkan gelar Piala Champions dalam tiga kali kesempetan berturut-turut ia malah meninggalkan Real Madrid pada 31 Mei 2018.

Kegagalan Madrid bersama Lopetegui dan Solari, yang menggantikan dirinya, membuat Zidane kembali menangani Real Madrid pada 11 Maret 2019 lalu. Selama 284 hari kemudian, dia berhasil mempersembahkan gelara Piala Super Spanyol dan Juara Liga Spanyol.

Namun musim ini, Zidane mengalami nirgelar sepanjang musim. Hasil yang dicapainya musim ini membuat dirinya merasa telah kehilangan kepercayaan dari klub. Namun hingga titik akhir, Zidane masih mampu memberikan kemampuan terbaiknya.

Media Spanyol sangat ingat ketika moment Zidane meninggikan suaranya untuk meminta semua pihak menghormati dirinya dan semua pemainnya. Ketika itu, bersama timnya ia mulai menghadapi masa-masa sulitnya.Pada Januari, timnya tersingkir dari Copa Del Rey oleh Alcoyano. Lalu berlanjut saat tersingkir di Piala Super Spanyol melawan Atheltic Bilbao. Itu adalah masa dimana masa-masa sulit bersama Madrid mulai terjadi.Usahanya untuk berdarah-darah di Piala Champions dan Liga Spanyol, akhirnya juga berakhir dengan kegagalan. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengundurkan diri.Secara total, Zizou telah memimpin Real Madrid dalam 263 pertandingan, dimana 149 pertandingan dilaluinya pada periode pertama melatih Real Madrid. Untuk Madrid ia te;aj memberikan 11 gelar juara.Rinciannya, 3 Gelar Liga Champion Eropa, 2 gelar Juara Liga Spanyol, 2 gelar Piala Super Eropa, dua Piala Super Spanyol, dan dua Piala Dunia Antar klub. Rekor itu dipersembahkannya dalam kapasitas sebegai pelatih.Sebagai pelatih, Zidane dua kali dipecat oleh Real Madrid. Sedangkan sebagai pemain, dirinya sekali dipecat oleh Real Madrid. Namun demikian, semua sepakat bahwa Zidane adalah Legenda bagi Real Madrid.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: marca.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler