Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, London- Pengejaran Tottenham Hotspur, terhadap mantan manajer Inter Milan, Antonio Conte disebutkan mengalami kegoyahan. Hal ini terjadi setelah Conte disinyalir mengalami ketidaksesuaian atas rencana klub yang disodorkan kepadanya.

Daily Mail melansir pada Sabtu (5/6/2021), pembicaraan antara Spurs dan Conte memang sedang dan masih akan berlangsung. Namun kemungkinan hal itu terhenti tanpa ada kesepakatan bisa saja terjadi. Conte dikabarkan bisa saja mengakhiri pembicaraan karena ketidak-sesuaian plan klub dengan keinginan dirinya.

Conte menjadi target Tottenham Hotspur setelah memecat Jose Mourinho menjelang akhir musim lalu. Namanya menjadi kandidat utama, setelah Hotspur tidak mungkin lagi bisa mendapatkan Julian Nagelsmann dan Brendan Rodgers.

Julian Nagelsmann lepas dari pengejaran Hotspur, setelah memastikan menangani Bayern Muenchen. Sebelumnya mereka juga mencoba mendatangkan kembali Mauricio Pochettino dari PSG. Namun upaya ini juga menghadapi masalah rumit.

Pembicaraan dengan Conte memang masih akan berlanjut selama akhir pekan ini. Namuin Spurs tampaknya perlu meyakinkannya tentang proyek jangka panjang mereka. Antonio Conte, menginginkan jaminan bahwa klub serius untuk melakukan upaya untuk mendapatkan gelar juara.

Conte disebutkan tidak yakin dengan proyek Tottenham Hotspur dan tidak mau mengikut sertakan empat anggota staf kepelatihannya. Diluar itu juga masih ada perbedaan besar mengenai besaran jumlah gaji yang akan dibayarkan pada pelatih asal Italia ini.

Sebelum ini, Conte pernah menjadi Manajer di Chelsea. Selama ini ia terbiasa memenangkan trofi dan menginginkan jaminan bahwa klub serius untuk mendapatkan gelar utama. Sejak pindah dari Chelsea, Conte langsung meraih gelar Juara Liga Italia bersama Inter Milan.
Pada Jumat (4/6/2021), Conte mengungkapkan bahwa dia terbuka untuk meninggalkan Italia dan bekerja di luar negeri. Di Liga Inggris, dirinya juga sempat menikmati sukses bersama Chelsea dengan menjuari Liga Inggris.“Saya ingin memiliki lebih banyak pengalaman di luar negeri. Saya pikir saya bukan seseorang yang senang hanya dengan situasi yang nyaman. Saya selalu memilih situasi yang paling sulit sebagai gantinya,” ujar Conte.“Sebagai pelatih, saya memenangkan semua yang mungkin untuk bisa dimenangkan, tetapi saya juga kehilangan banyak hal. Ketika Anda kalah, itu meninggalkan keinginan dalam diri Anda untuk tidak mengalaminya lagi, jadi Anda melakukan segalanya untuk menularkannya kepada pemain Anda saat Anda menjadi pelatih. Itu semua berasal dari bekas luka Anda dan ingin menghindari lebih banyak lagi,” tambahnya.Terlepas dari masih belum jelasnya pembicaraan mereka dengan Conte, Spurs sendiri masih terus melanjutkan rencana mereka untuk mendapatkan mantan direktur olahraga Juventus Fabio Paratici. Upaya ini ingin diwujudkan, terlepas dari apakah Conte jadi bergabung atau tidak dengan Hotspur.Skuad Spurs membutuhkan perombakan besar-besaran, yang akan membutuhkan dana transfer yang signifikan. Conte dalam hal ini ingin Tottenham serius untuk berinvestasi dalam perburuan pemain.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: dailymail.co.uk

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler