Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Barcelona- Kepastian masa depan Lionel Messi, ternyata tidak hanya ditunggu para pendukung Barcelona saja. Namun lebih dari itu, kepastian Messi apakah masih bertahan di Barcelona juga ditunggu Kantor Pajak Spanyol.

Jika Messi tidak lagi bermain di Spanyol, maka dipastikan akan ada banyak pemasukan mereka dari sektor pajak yang akan hilang. Selama bertahun-tahun Messi telah menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar di Spanyol.

Jika Messi tidak bisa dipertahankan oleh Barcelona, dipastikan pemain ini akan bermain di luar Spanyol. Sangat kecil kemungkinan atau bahkan mustahil Messi akan bermain di klub Spanyol selain Barcelona.

Spanyol sendiri selama ini dikenal menjadi negara yang memiliki kebijakan pajak tinggi bagi pemain sepak bola professional. Dibading liga-liga sepak bola lainnya, Spanyol menetapkan pajak lebih besar dibanding yang lain.

Dikabarkan, seorang Lionel Messi bahkan harus merelakan hampir separuh dari pendapatanya untuk membayar pajak ke negara Spanyol. Messi harus membayar 50 juta Euro setiap tahunnya.

Kantor Pajak Spanyol dalam hal ini bahkan langsung memotong dari gaji yang diterima Messi dari Barcelona. Dengan jumlah sebesar itu, membuat Messi menjadi pembayar pajak terbesar di Spanyol.

Jika Messi meninggalkan Barca dan La Liga, maka Badan Pajak Spanyol tidak akan mendapatkan pemasukan pajak dari seorang Messi. Lebih mencengangkan lagi, jumlah yang dibayar Messi konon nilainya setara dengan total pajak dari 120 ribu warga biasa Spanyol.Sejak meneken kontrak terakhirnya pada tahun 2017 lalu, Messi telah membayar pajak lebih dari 370 juta euro. Sebagian besar pembayaran itu berasal dari porsi pajak penghasilan, yaitu 275 juta euro.Tentunya masih ada porsi-porsi lain dari pajak atas kekayaan, pajak kekayaan bersih, pajak hak citra perusahaan, termasuk pajak lain yang melibatkan Messi dan kontrak iklan. Pajak penghasilan Messi sangat besar.Pemain Argentina ini mendapatkan pendapatan kotor sekitar 138 juta per tahun, lalu dipotong nyaris separuh menjadi pendapatan bersih sekitar 72 juta euro setelah dipotong pajak. Jadi, kemungkinan kepergian Messi tidak hanya membuat Barca cemas, tetapi juga kantor pajak Spanyol juga ketar-ketir.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: bola.net 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler