Rebut Medali Emas Posisi Indonesia Naik ke-34 di Olimpiade 2020, Terbaik Se-Asia Tenggara
Budi Santoso
Senin, 2 Agustus 2021 15:05:38
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURINEWS, Tokyo- Menyusul keberhasilan ganda putri Indonesia Greysia Polii-Apriyani Rahayu merebut emas di Ganda Putri badminton, posisi Indonesia di perolehan medali Olimpiade 2020 Tokyo, langsung ‘terkerek’. Setelah sempat berada di posisi 53 maka pada Senin (2/8/2021) siang, posisi Indonesia naik ke 34.
Tambahan satu medali emas membuat Indonesia secara keseluruhan berhasil mengoleksi 4 medali. Rinciannya satu medali emas, satu perak dan dua perunggu. Koleksi ini menjadikan Indonesia sebagai negara dari Asia Tenggara yang sejauh ini mendapatkan posisi paling baik dibanding lainnya.
Thailand dan Filipina yang sebelumnya berada di urutan lebih atas dari Indonesia, kini tergeser berada di urutan 49. Dua negara sesama Asia Tenggara ini berhasil mengoleksi dua medali. Masing-masing satu medali emas dan satu medali perunggu.
Sementara itu, Malaysia yang merupakan negara terdekat Indonesia malah tercecer di urutan 73. Negeri Jiran sejauh ini mendapatkan dua medali di Olimpiade 2020. Rinciannya, Malaysia mendapatkan satu medali perak dan satu medali perunggu.
Medali-medali atlet Indonesia dipersembahkan oleh Lifter Putri Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg putri. Windy berhasil memberikan medali perunggu, yang merupakan medali pertama di arena Olimpiade 2020.
Kemudian dari angkat besi juga, Eko Yuli Irawan memberikan medali perak dari nomor angkat besi kelas 62 kg putra. Dari cabang yang sama, Rahmad Erwin Abdullah menambah medali perunggu di kelas 73 kg putra.
Terakhir, Senin (2/8/2021) siang, pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii-Apriyani Rahayu memberikan medali emas bagi Indonesia. Pasangan putri Indonesia ini berhasil mengalahkan pasangan China, Chen Qing Chen-Jia Yifan.
Pada pertandingan final bulutangkis ganda putri Olimpiade 2020, Greysia Polii-Apriyani Rahayu menang 21-19 dan 21-15. Pertandingan bersejarah ini digelar di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Senin (2/8/2021).
Kontingen Indonesia masih memiliki peluang menambah medali perunggu dari partai tunggal putra bulutangkis. Anthony Sinisuka Ginting akan berhadapan dengan Kevin Cordon dari Guatemala. Pertandingan perebutan medali perunggu ini akan berlangsung Senin (2/8/2021) sore.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pasangan Emas Indonesia, Greysia Polii-Apriyani Rahayu.(twitter.com/BadmintonTalk)[/caption]
MURINEWS, Tokyo- Menyusul keberhasilan ganda putri Indonesia Greysia Polii-Apriyani Rahayu merebut emas di Ganda Putri badminton, posisi Indonesia di perolehan medali Olimpiade 2020 Tokyo, langsung ‘terkerek’. Setelah sempat berada di posisi 53 maka pada Senin (2/8/2021) siang, posisi Indonesia naik ke 34.
Tambahan satu medali emas membuat Indonesia secara keseluruhan berhasil mengoleksi 4 medali. Rinciannya satu medali emas, satu perak dan dua perunggu. Koleksi ini menjadikan Indonesia sebagai negara dari Asia Tenggara yang sejauh ini mendapatkan posisi paling baik dibanding lainnya.
Thailand dan Filipina yang sebelumnya berada di urutan lebih atas dari Indonesia, kini tergeser berada di urutan 49. Dua negara sesama Asia Tenggara ini berhasil mengoleksi dua medali. Masing-masing satu medali emas dan satu medali perunggu.
Sementara itu, Malaysia yang merupakan negara terdekat Indonesia malah tercecer di urutan 73. Negeri Jiran sejauh ini mendapatkan dua medali di Olimpiade 2020. Rinciannya, Malaysia mendapatkan satu medali perak dan satu medali perunggu.
Medali-medali atlet Indonesia dipersembahkan oleh Lifter Putri Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg putri. Windy berhasil memberikan medali perunggu, yang merupakan medali pertama di arena Olimpiade 2020.
Kemudian dari angkat besi juga, Eko Yuli Irawan memberikan medali perak dari nomor angkat besi kelas 62 kg putra. Dari cabang yang sama, Rahmad Erwin Abdullah menambah medali perunggu di kelas 73 kg putra.
Terakhir, Senin (2/8/2021) siang, pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii-Apriyani Rahayu memberikan medali emas bagi Indonesia. Pasangan putri Indonesia ini berhasil mengalahkan pasangan China, Chen Qing Chen-Jia Yifan.
Pada pertandingan final bulutangkis ganda putri Olimpiade 2020, Greysia Polii-Apriyani Rahayu menang 21-19 dan 21-15. Pertandingan bersejarah ini digelar di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Senin (2/8/2021).
Kontingen Indonesia masih memiliki peluang menambah medali perunggu dari partai tunggal putra bulutangkis. Anthony Sinisuka Ginting akan berhadapan dengan Kevin Cordon dari Guatemala. Pertandingan perebutan medali perunggu ini akan berlangsung Senin (2/8/2021) sore.
Selain itu, harapan Indonesia juga masih ada di cabang angkat besi kelas +87 kg yang akan berlangsung Senin (2/8/2021) ini. Lifter Indonesia, Nurul Akmal masih bisa diharapkan bisa meraih medali dari kelas ini.
Nurul Akmal sendiri terakhir berhasil menempati posisi 5 besar Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Uzbekistan pada 2019 lalu. Sehingga kans untuk bisa mendapatkan medali di Olimpiade 2020, tetap terbuka bagi dirinya.
Daftar Perolehan Medali Olimpiade 2020 Tokyo
Urutan Negara Emas Perak Perunggu Total
1 China 24 15 14 53
2 Amerika Serikat 20 24 16 60
3 Jepang 17 5 9 31
4 Australia 14 3 14 31
…. .................................................
34 Indonesia 1 1 2 4
Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: