Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Tokyo- Kejadian ‘aneh’ terjadi berkaitan dengan perhelatan Olimpiade 2020 Tokyo. Seorang atlet lari Belarus, yang dilarang tampil oleh negaranya, akhirnya nekat ‘lari’ ke Austria.

Krystsina Tsimanouskaya, demikian nama atlet Belarusia itu, sebelumnya akan berlomba di nomor lari 100m dan 200m di Olimpiade 2020. Namun menjelang perlombaan nomor 200m, Komite Olimpiade Belarus malah menarik keikutsertaannya di Olimpiade 2020 Tokyo.

Keputusan dari Belarus ini tampaknya membuat sakit hati si atlet. Setelah berada di Bandara Narita, Rabu (4/8/2021), Tsimanouskaya langsung memilih ‘diam’ di hadapan para wartawan. Dengan kawalan polisi, atlet berusia 24 tahun tersebut langsung pergi ke arena VIP.

Awalnya, Tsimanouskaya disebut bakal terbang ke Warsawa, menyusul sikap Belarus yang melarangnya bertanding di Olimpiade 2020. Namun dalam berita yang dilansir CNN Indonesia dari Reuters, Tsimanouskaya dikabarkan malah akan terbang menuju Wina, Austria.

Tsimanouskaya menjadi sorotan pemberitaan setelah ia menolak untuk pulang ke Belarus. Ia menyebut dipaksa pulang ke Belarus setelah melakukan protes terhadap salah satu staf pelatih.

Sedangkan berdasarkan laporan resmi, Komite Olimpiade Belarus menyebut pelatih memutuskan menarik Tsimanouskaya dari Olimpiade karena rekomendasi dokter tentang aspek psikologis sang atlet.Tsimanouskaya sudah sempat tampil di nomor 100 meter namun batal berlaga di nomor 200 meter karena insiden dipaksa pulang tersebut. Insiden ini juga mendapat perhatian serius dari Intetnational Olympic Committee (IOC). IOC akan melakukan investigasi serius dan menunggu laporan dari Tim Belarus.Setelah menolak pulang ke Belarus pada Minggu (1/8), Tsimanouskaya dalam perlindungan kepolisian hingga akhirnya ia mendapat visa dari Polandia. Selama menunggu penerbangan ke Polandia, Tsimanouskaya pun tinggal di Kedutaan Polandia di Jepang.Namun di detik-detik terakhir, Tsimanouskaya ternyata terbang ke Austria. Tsimanouskaya disebut bakal mencari suaka untuk meneruskan kariernya sebagai atlet.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler