Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Bursa transfer kerap identik dengan jual beli atau pinjam pemain demi memperkuat skuad. Meski demikian, satu hal yang kerap terlupakan, aktivitas transfer itu juga memiliki efek untung atau rugi dari sebuah klub pada jendela transfer tersebut.
Pada bursa transfer awal musim ini sejumlah klub-klub besar atau klub-klub kaya harus absen dari papan atas tim-tim yang mendapatkan keuntungan.K lub-klub besar seperti Manchester City, Manchester United, Paris Sain-Germain, hingga Bayern Munchen sibuk menguatkan pasukan demi mendapatkan trofi pada musim ini.
Mereka fokus pada pembelian pemain, namun tidak diimbangi dengan penjualan pemain lain. Man City menjadi salah satu tim yang bisa dikatakan paling boros menggunakan uangnya di bursa transfer musim ini.
BACA JUGA: Bursa Transfer, Sejumlah Klub Mengeruk Untung
Mereka jika dikalkulasi mengalami kerugian sekitar 88,7 juta euro atau setara Rp1,494 triliun. Man City pada bursa transfer kali ini menghabiskan uang belanja mencapai 127,5 juta euro dengan total penjualan hanya 38,80 juta euro saja.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pembelian Jack Grealish oleh Man City menjadi pembelian paling besar yang terjadi musim ini.(facebook.com/mancity)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Bursa transfer kerap identik dengan jual beli atau pinjam pemain demi memperkuat skuad. Meski demikian, satu hal yang kerap terlupakan, aktivitas transfer itu juga memiliki efek untung atau rugi dari sebuah klub pada jendela transfer tersebut.
Pada bursa transfer awal musim ini sejumlah klub-klub besar atau klub-klub kaya harus absen dari papan atas tim-tim yang mendapatkan keuntungan.K lub-klub besar seperti Manchester City, Manchester United, Paris Sain-Germain, hingga Bayern Munchen sibuk menguatkan pasukan demi mendapatkan trofi pada musim ini.
Mereka fokus pada pembelian pemain, namun tidak diimbangi dengan penjualan pemain lain. Man City menjadi salah satu tim yang bisa dikatakan paling boros menggunakan uangnya di bursa transfer musim ini.
BACA JUGA: