Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sao Paulo- Beberapa waktu setelah terjadi ‘serbuan’ polisi Brasil di pertandingan Brasil Vs Argentina, Lionel Messi menyatakan kekecewaannya. Bintang terbesar Argetina ini menyesalkan insiden yang terjadi, hingga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 timnya ditunda.

Lionel Messi menyatakan penyesalannya kenapa ‘tindakan’ itu tidak didahului pembicaraan yang lebih baik sebelum pertandingan. Timnya sudah berada di Brasil selama dua hari sebelumnya, dan tidak ada upaya-upaya yang lebih baik ditempuh terkait hal itu.

“Kami sudah di sini selama tiga hari, kami menunggu untuk memainkan pertandingan, mengapa Anda tidak datang lebih awal? Ini berantakan, kita berangkat!,” demikian ungkapan kemarahan Messi dalam kejadian itu.

Kejadian ini tak pelak memang menimbulkan dugaan buruk dari kubu Argentina. Siapa yang salah dalam hal ini? Apakah ini adalah bagian dari scenario negative kubu Brasil untuk meraih keuntungan saat menghadapi Argentina? Itulah pemikiran yang kemungkinan muncul di kubu Argentina.

BACA JUGA: Polisi ‘Serbu’ Lapangan, Brasil Vs Argentina Ditunda

Jika pertandingan dilanjutkan, apakah empat pemainnya bisa dimainkan, kemudian kapan hal itu dilakukan di tengah jadwal padat kompetisi yang saat ini terjadi? Apakah ini permainan kotor Brasil?
Tim Argentina jelas tergiring untuk berpikir seperti itu. Hal ini jelas dari sikap mereka yang akhirnya memilih tidak bersedia melanjutkan pertandingan.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni mengaku sangat sedih atas kejadian ini. Menurutnya, jikapun sesuatu terjadi atau tidak terjadi, melakukan ‘penyerbuan’ di tengah pertandingan yang sedang berjalan, jelas bukan waktu yang tepat. Intervensi itu mencederai sebyah pertandingan sepak bola.

“Ini seharusnya menjadi pesta untuk semua orang, untuk menikmati para pemain terbaik di dunia. Saya ingin orang-orang Argentina memahami bahwa sebagai pelatih saya harus membela pemain saya. Kami tidak pernah diberitahu bahwa mereka tidak dapat memainkan pertandingan. Kami ingin memainkan permainan, para pemain dari Brasil juga,” ujar Lionel Scaloni.Brasil Vs Argentina, menjadi pertarungan yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Sebab hanya sekitar 9 minggu lalu, kedua tim bertemu di Final Copa Amerika 2021. Kemenangan Argentina 1-0 di pertandingan itu dipastikan akan membuat laga ini berjalan menarik.Pandemi covid-19 memang telah memberi dampak bagi banyak kegiatan sepak bola dalam beberapa tahun ini. Larangan perjalanan dan pembatasan Covid-19 yang berlaku di beberapa negara, membuat ‘masalah’ muncul pada awal musim ini.Terutama pemain-pemain internasional yang bermain di Liga Inggris, menghadapi banyak kendala dengan adanya keharusan menjalani karantina 14 hari. Brasil sendiri pada pertandingan mereka telah ‘kehilangan’ 11 pemain yang bermain di Liga Inggris.Klub-klub Inggris tidak bersedia melepas pemain mereka karena harus meninggalkan klub dalam waktu lama. Mereka bahkan harus meninggalkan klub jauh-jauh hari untuk kepentingan karantina yang diterapkan di beberapa negara.Tim Argentina, sebenarnya juga menghadapi masalah serupa. Namun mereka masih bisa memanggil empat pemain Liga Inggris mereka. Aston Villa membuat kesepakatan untuk Martinez dan Buendia untuk membela Argentina, kendati pada akhirnya membuat mereka akan ‘kehilangan’ pemain mereka dalam waktu cukup lama.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: Daily Mail

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler