Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Barcelona- Tim Barcelona saat ini disebut tengah di masa transisi di bawah kepemimpinan presiden Joan Laporta dan pelatih Ronald Koeman. Menurut Pique klub asal Catalunya itu membutuhkan waktu setidaknya 5 sampai 10 tahun untuk pulih.

Situasi yang terjadi di Barcelona saat ini, disebutnya juga merupakan kesalahan semua pihak di Barcelona. Untuk bisa kembali bisa mencapai kejayaan di waktu silam, Barcelona perlu melakukan perbaikan-perbaikan secara bertahap.

"Kita semua bersalah, tetapi memang benar klub belum mencapai tempat yang diinginkan semua orang Catalunya. Sekarang saya berharap dan bersemangat. Lima atau 10 tahun ke depan akan sangat bagus untuk Barcelona," tutur Pique, seperti yang dilansir dari Marca, Selasa (7/9/2021).

Pique juga mendukung Laporta yang mempertahankan Koeman sebagai pelatih Barcelona pada musim ini. Selain itu, demi menyelamatkan Barcelona Pique juga rela menerima pemotongan gaji.

"Saya telah memberikan sebagian gaji. Kontrak saya akan berakhir tahun ini, tetapi jika saya memainkan sejumlah pertandingan, itu akan diperpanjang dengan kondisi yang sama seperti tahun ini," ucap Pique menambahkan.

Hal itu berarti menyiratkan bahwa Pique siap bertahan di Barcelona dengan jumlah gaji yang diterimanya saat ini. Selain itu juga siap jika bonus untuk dirinya dirubah sesuai kemampuan Barcelona.

Dibagian lain, Gerard Pique menilai situasi buruk di Barcelona musim ini tidak lepas dari kempemimpinan Josep Maria Bartomeu sebelumnya. Setelah mengalami krisis keuangan akibat pandemi Covid-19, skuad Barcelona berantakan akibat hutang.Menurut laporan Sportsmole, selama hampir tujuh tahun Bartomeu menjabat sebagai presiden klub, Barcelona terlilit utang hampir 1 miliar poundsterling atau setara dengan Rp19,643 triliun.Bartomeu mengundurkan diri sebagai presiden klub pada 2020 setelah anggota klub yang tidak senang mengumpulkan suara sebagai mosi tidak percaya. Pria 58 tahun itu juga ditangkap pada awal 2021 atas dugaan kampanye kotor media sosial terhadap pemain Barcelona.Salah satu dosa terbesar Bartomeu adalah manajemen keuangan yang buruk sehingga membuat Barcelona kehilangan legenda seperti Lionel Messi. Setelah kehilangan Messi, Barcelona juga terpaksa meminjamkan Antoine Griezmann.“Saya tidak bisa mengatakan apakah dia yang terburuk. Dari apa yang saya alami, tentu dia [ada] di sana [terburuk]," ujar Pique dikutip dari Marca.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: Marca

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler