Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, London- Pelatih Manchester United, Ole Gunar Solskjaer bersikeras mengklaim tendangan pinalti bagi timnya. Klaimnya disampaikan usai MU menderita kekalahan menyakitkan 1-2 dari Young Boys, Rabu (15/9/2021) dinihari WIB.

Pada pertandingan itu Solskjaer menilai upaya yang dilakukan Mohamad Ali Camara untuk menghentikan Ronaldo di babak kedua, layak memberi pinalti untuk timnya. Pada kejadian itu, Camara akhirnya menjatuhkan Ronaldo.

Solskjaer bahkan menilai, seharusnya Francois Letexi wasit asal Prancis yang bertugas juga memberikan kartun merah untuk Camara. Karena saat itu, Ronaldo sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Young Boys.

BACA JUGA : Manchester United Kalah Solskjaer Marah

“Dia (Camara) mendorongnya dengan lengannya dan Ronaldo dalam posisi berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Tapi wasit mungkin tidak melakukannya karena dia harus mengeluarkannya (Camara) dan terkadang itulah yang anda dapatkan dengan wasit muda,” Ujar Ole Gunar Solskjaer.

Solskjaer sendiri akhirnya menggantikan Ronaldo pada menit ke-72. Menurutnya, Ronaldo tampil luar biasa. Gol yang diciptakannya adalah bukti betapa pemain ini sangat berguna bagi MU."Dia (Ronaldo) sangat luar biasa, tapi kami harus menjaganya dan rasanya saat yang tepat untuk menggantinya," ujar Solskjaer.Ronaldo membuat MU unggul pada menit ke-13. Namun MU akhirnya terkejar pada menit ke-66 lewat gol Moumi Ngamelu. Lalu petaka itu terjadi pada menit ke-90+5, saat Jesse Lingard melakukan blunder, dan membuat Theoson mencetak gol kemenangan Young Boys."Jesse ingin bermain aman dan salah menempatkan operan. Itu terjadi dalam sepak bola. Harry melihat ke belakang adalah pemain yang sangat bagus. Jika Jesse mendapat kesempatan itu lagi, dia berbalik, memutar dan mem-boot bola ke arah lain,” ucap Solskjaer mencoba memberi pendapat soal blunder itu.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: Daily Mail

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler