Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Buriram- Menjelang pertandingan Play Off Kualifikasi Piala Asia 2023 antara Tim Nasional Indonesia Vs Taiwan, muncul berita tentang kasus mabuk-mabukan yang dilakukan para pemain Taiwan. Kejadian itu menjadi ‘bumbu’ sebelum kedua tim
bertanding di Buriram, Thailand, pada Kamis (7/10/2021).

Sejumlah pemain Taiwan diketahui melakukan pesta miras saat menjalani TC dalam bagian persiapan mereka menghadapi Indonesia. Kejadian ini menjadi salah satu kabar mengejutkan, yang tentu saja akan memberi ‘sedikit keuntungan’ bagi Tim Indonesia.

Asosiasi Sepak Bola Taiwan (CTFA) disebutkan telah mengambil beberapa tindakan disiplin terhadap sejumlah pihak. Enam pemain timnas Taiwan Chen Haowei, Bai Shaoyu, Duan Zhu, Li Xiangwei, Lin Mingwei, dan You Jiahuang terbukti melakukan tindakan indisipliner saat menjalani pemusatan latihan.

Keenam pemain itu melanggar jam malam tim dan ketahuan mabuk-mabukan. Selain itu Pelatih Kepala Tim Nasional Taiwan, Jiazhong juga terkena dampaknya. CTFA menjatuhi hukuman skorsing bagi Jiazhong karena menyembunyikan kejadian ini.

BACA JUGA: Tim Nasional Indonesia Main di Thailand

Untuk sementara Jiazhong dibebas-tugakan untuk memimpin timnas Taiwan saat menghadapi Tim Indonesia. Pelatih ini disebut secara sengaja tidak melaporkan kejadian indisipliner yang dilakukan sejumlah pemain pada 21 Agustus dan 11 September lalu.CTFA menyatakan Jiazhong dan tim pelatih timnas Taiwan mengetahui insiden tersebut, namun berusaha menutupi peristiwa itu dari pihak CTFA. Jiazhong kemudian hanya memberi hukuman ringan kepada keenam pemain yang melakukan tindakan indisipliner, termasuk menjalankan tugas sebagai kitman."Di bagian pelatih kepala, komite seleksi dan pelatih memutuskan dia [Jiazhong] telah menghindari insiden disipliner, dan paling penting bertanggung jawab atas insiden tersebut, menutupi fakta kepada asosiasi yang menunjukkan dia tidak dapat memikul tanggung jawab manajemen. Karena itu dia diskors dan diberi sanksi," demikian pernyataan CTFA seperti dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (5/10/2021).Asisten Pelatih Ye Xianzhong sementara akan memimpin Timnas Taiwan, saat menghadapi Indonesia di Buriram, Thailand, Kamis (7/10/2021) lusa. CTFA juga disebutkan memberikan hukuman denda 10.000 sampai 30.000 yuan untuk sejumlah pemain yang terlibat. Selain itu juga ditambah hukuman larangan bermain mulai 6 bulan sampai 1 tahun.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler