Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Lasvegas- Pertarungan tinju Kelas Berat WBC, antara Tyson Fury vs Deontay Wilder yang berlangsung di Las Vegas, Minggu (10/10/2021) berakhir dengan KO brutal. Tyson Fury berhasil mengakanvaskan lawannya pada ronde 11.

Wilder, petinju Amerika Serikat yang berjuluk Bronze Bomber, dalam pertarungan ini menunjukan perlawanan pantang menyerah. Tyson Fury harus menjatuhkannya sebanyak tiga kali sebelum mengakhiri perlawanannya.

Wasit Russell Mora menghentikan pertarungan setelah Wilder dijatuhkan dengan keras untuk ketiga kalinya dan terakhir di ronde ke-11. Bronze Bomber kemudian dengan cepat dikeluarkan dari ring, sementara Fury menghibur penonton di Vegas.

Wilder menderita kekalahan kedua berturut-turut dari petinju Inggris Tyson Fury. Kali ini Fury mempertahankan gelar WBC. Sementara Welder harus dilarikan ke rumah sakit sejak itu.

BACA JUGA: Kisruh Terjadi di Arena Tinju PON XX Papua

Kabar terakhir, Welder menjalani tes pencegahan terhadap kemungkinan cidera pada dirinya. Namun, petinju berusia 35 tahun itu dipastikan tidak sampi harus mengalami rawat inap. Manajernya, Shelly Finkel menyatakan petinjunya sudah dalam dalam keadaan sehat.

Dilansir dari Daily Mail, Minggu (10/10/2021), Pelatih Wilder, Deontay menyatakan anak asuhnya dalam kondisi baik-baik saja. Selain itu, Wilder sudah bisa berbicara usai pertandingan.

Wilder diketahui menyatakan bersikeras dengan menyatakan tidak yakin apa yang salah. Meskipun yang terbaik yang telah dilakukannya tidak cukup pada pertandingan itu.

"Saya melakukan yang terbaik, tapi itu tidak cukup baik malam ini. Saya tidak yakin apa yang terjadi. Saya tahu bahwa dalam pelatihan dia melakukan hal-hal tertentu, dan saya juga tahu bahwa dia tidak datang dengan berat 277 pound untuk menjadi penari balet,” ujar Wilder.“Dia datang untuk bersandar padaku, mencoba membuatku kasar dan dia berhasil,” tambah Wilder memberikan kesan pada pertandingan berat yang baru saja dijalaninya.Wilder pada pertandingan melawan Fury memulai ronde pertama dengan jab ke tubuh lawannya. Namun masuk ronde ke-3 situasinya berubah drastis. Untuk kali pertama dalam pertarungan ini, Wilder tersungkur di kanvas.Akan tetapi, tangan kanannya yang ganas muncul sekali lagi di kuarter keempat, saat ia menjatuhkan Fury dalam dua kali kesempatan. Saat itu ‘Raja Gipsi’-julukan Fury- kakinya terlihat goyah dan gelar juara WBC-nya dalam bahaya serius.Fury secara luar biasa cepat mendapatkan pemulihannya. Segera dirinya mendapatkan kembali keunggulan sebelum terus-menerus membuat Welder Lelah. Pada ronde ke-10 kembali Welder dibuatnya tersungkur.Terakhir, pada ronde ke-11 wasit membuat-nya, menjatuhkan Wilder di menit ke-10. Kali ini wasit yang memimpin pertandingan melihat tidak mungkin pertandingan dilanjutkan lagi. Welder dinyatakan kalah KO.Pertarungan Tyson Fury Vs Deontay Wilder diwarnai dengan jatuhnya Tyson dua kali dan Wilder tiga kali. Sebuah pertarungan tinju yang benar-benar brutal di kelas berat saat ini.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: Daily Mail

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler