Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Manchester- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola kecewa dengan kepemimpinan wasit, usai timnya menelan kekalahan di kandang dari Cristal Palace.

Pada pertandingan pekan ke-10 Liga Inggris, tim asuhan Guardiola kalah 0-2 di Etihad Stadium. Kekalahan ini membuat Pep kecewa dan mengeluarkan 'serangan' terhadap wasit, melalui pernyataannya.

Kekalahan Man City memang diwarnai beberapa keputusan wasit, yang membuat timnya menghadapi situasi sulit. Selain ada kartu merah untuk Laporter, satu gol mereka dianulir, oleh pertimbangan VAR.

Cristal Palace yang sebenarnya terkepung permainan Man City, berhasil bermain solid dan efektif. Mereka mencetak dua gol melalui Wilfried Zaha pada menit keenam dan gol Conor Gallagher pada menit ke-88.

BACA JUGA:  Giliran Man City Terjungkal di Kandang Sendiri

Terutama terhadap kartu merah untuk Aymeric Laporte, Guardiola memberikan komentar kecewa. 'Serangan' kepada wasit disampaikannya usai pertandingan dalam acar jumpa pers.

Selain soal kartu merah Laporter, Guardiola juga menyindir keputusan wasit yang menganulir gol Gabriel Jesus. Guardiola menyindir interpretasi wasit terhadap dua kejadian itu.

"Banyak hal yang salah. Kami kebobolan gol cepat, memainkan babak pertama yang bagus, tetapi pada saat yang sama ada kartu merah dan interpretasi dari wasit," ujar Guardiola dikutip dari beIN Sport."Kami dapat dukungan suporter, tapi sayang gol itu dianulir. Sore ini Jonny Evans dengan aksi yang sama hanya mendapat kartu kuning. Itu interpretasi dari wasit. Kami membuat kesalahan untuk gol [Palace] dan yang kedua kuning atau merah, kartu itu tergantung wasit," ucap Guardiola menambahkan.Laporte dikartu merah karena dianggap sebagai orang terakhir Manchester City di lapangan ketika melanggar Zaha. Guardiola membandingkan hal ini dengan apa yang dilakukan Jhoni Evans (Leicester City), yang hanya mendapatkan kartu kuning."Itu VAR. Saya tidak tahu batasnya. [Pelanggaran] itu kartu kuning di laga Leicester, merah di sini. Wasit adalah bos, dan mereka yang memutuskan. Gol kebobolan kami adalah kesalahan kami," tutur Guardiola, bersungut-sungut.Hasil ini membuat Man City tertahan di posisi ke-3 klasemen sementara Inggris. Mereka gagal melampaui Liverpool, yang pada saat bersamaan gagal menang.Liverpool masih menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris dibawah Chelsea, kendati hanya bermain imbang 2-2 dengan Brighton. Saat ini Liverpool masih unggul dua poin atas The Citizens.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: beinsport

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler