MURIANEWS, Manchester- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola kecewa dengan kepemimpinan wasit, usai timnya menelan kekalahan di kandang dari Cristal Palace.
Pada pertandingan pekan ke-10 Liga Inggris, tim asuhan Guardiola kalah 0-2 di Etihad Stadium. Kekalahan ini membuat Pep kecewa dan mengeluarkan 'serangan' terhadap wasit, melalui pernyataannya.
Kekalahan Man City memang diwarnai beberapa keputusan wasit, yang membuat timnya menghadapi situasi sulit. Selain ada kartu merah untuk Laporter, satu gol mereka dianulir, oleh pertimbangan VAR.
Cristal Palace yang sebenarnya terkepung permainan Man City, berhasil bermain solid dan efektif. Mereka mencetak dua gol melalui Wilfried Zaha pada menit keenam dan gol Conor Gallagher pada menit ke-88.
BACA JUGA: Giliran Man City Terjungkal di Kandang SendiriTerutama terhadap kartu merah untuk Aymeric Laporte, Guardiola memberikan komentar kecewa. 'Serangan' kepada wasit disampaikannya usai pertandingan dalam acar jumpa pers.
Selain soal kartu merah Laporter, Guardiola juga menyindir keputusan wasit yang menganulir gol Gabriel Jesus. Guardiola menyindir interpretasi wasit terhadap dua kejadian itu.
"Banyak hal yang salah. Kami kebobolan gol cepat, memainkan babak pertama yang bagus, tetapi pada saat yang sama ada kartu merah dan interpretasi dari wasit," ujar Guardiola dikutip dari beIN Sport."Kami dapat dukungan suporter, tapi sayang gol itu dianulir. Sore ini Jonny Evans dengan aksi yang sama hanya mendapat kartu kuning. Itu interpretasi dari wasit. Kami membuat kesalahan untuk gol [Palace] dan yang kedua kuning atau merah, kartu itu tergantung wasit," ucap Guardiola menambahkan.Laporte dikartu merah karena dianggap sebagai orang terakhir Manchester City di lapangan ketika melanggar Zaha. Guardiola membandingkan hal ini dengan apa yang dilakukan Jhoni Evans (Leicester City), yang hanya mendapatkan kartu kuning."Itu VAR. Saya tidak tahu batasnya. [Pelanggaran] itu kartu kuning di laga Leicester, merah di sini. Wasit adalah bos, dan mereka yang memutuskan. Gol kebobolan kami adalah kesalahan kami," tutur Guardiola, bersungut-sungut.Hasil ini membuat Man City tertahan di posisi ke-3 klasemen sementara Inggris. Mereka gagal melampaui Liverpool, yang pada saat bersamaan gagal menang.Liverpool masih menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris dibawah Chelsea, kendati hanya bermain imbang 2-2 dengan Brighton. Saat ini Liverpool masih unggul dua poin atas The Citizens.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber:
beinsport
[caption id="attachment_236741" align="alignleft" width="500"]

Guardiola kecewa pada wasit usai timnya dikalahkan Cristal Palace di kandangnya sendiri. (twitter.com/ligainggris)9[/caption]
MURIANEWS, Manchester- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola kecewa dengan kepemimpinan wasit, usai timnya menelan kekalahan di kandang dari Cristal Palace.
Pada pertandingan pekan ke-10 Liga Inggris, tim asuhan Guardiola kalah 0-2 di Etihad Stadium. Kekalahan ini membuat Pep kecewa dan mengeluarkan 'serangan' terhadap wasit, melalui pernyataannya.
Kekalahan Man City memang diwarnai beberapa keputusan wasit, yang membuat timnya menghadapi situasi sulit. Selain ada kartu merah untuk Laporter, satu gol mereka dianulir, oleh pertimbangan VAR.
Cristal Palace yang sebenarnya terkepung permainan Man City, berhasil bermain solid dan efektif. Mereka mencetak dua gol melalui Wilfried Zaha pada menit keenam dan gol Conor Gallagher pada menit ke-88.
BACA JUGA: Giliran Man City Terjungkal di Kandang Sendiri
Terutama terhadap kartu merah untuk Aymeric Laporte, Guardiola memberikan komentar kecewa. 'Serangan' kepada wasit disampaikannya usai pertandingan dalam acar jumpa pers.
Selain soal kartu merah Laporter, Guardiola juga menyindir keputusan wasit yang menganulir gol Gabriel Jesus. Guardiola menyindir interpretasi wasit terhadap dua kejadian itu.
"Banyak hal yang salah. Kami kebobolan gol cepat, memainkan babak pertama yang bagus, tetapi pada saat yang sama ada kartu merah dan interpretasi dari wasit," ujar Guardiola dikutip dari beIN Sport.
"Kami dapat dukungan suporter, tapi sayang gol itu dianulir. Sore ini Jonny Evans dengan aksi yang sama hanya mendapat kartu kuning. Itu interpretasi dari wasit. Kami membuat kesalahan untuk gol [Palace] dan yang kedua kuning atau merah, kartu itu tergantung wasit," ucap Guardiola menambahkan.
Laporte dikartu merah karena dianggap sebagai orang terakhir Manchester City di lapangan ketika melanggar Zaha. Guardiola membandingkan hal ini dengan apa yang dilakukan Jhoni Evans (Leicester City), yang hanya mendapatkan kartu kuning.
"Itu VAR. Saya tidak tahu batasnya. [Pelanggaran] itu kartu kuning di laga Leicester, merah di sini. Wasit adalah bos, dan mereka yang memutuskan. Gol kebobolan kami adalah kesalahan kami," tutur Guardiola, bersungut-sungut.
Hasil ini membuat Man City tertahan di posisi ke-3 klasemen sementara Inggris. Mereka gagal melampaui Liverpool, yang pada saat bersamaan gagal menang.
Liverpool masih menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris dibawah Chelsea, kendati hanya bermain imbang 2-2 dengan Brighton. Saat ini Liverpool masih unggul dua poin atas The Citizens.
Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber:
beinsport