Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, London- Tottenham Hotspur dikabarkan sudah mendekati Antonio Conte pada Minggu (31/10/2021) malam. Hal ini terjadi sebelum mereka memecat Nuno Espirito Santo.

Dengan pendekatan baru, Hotspur sudah membujuk Antonio Conte agar bersedia menjadi pelatih Hotspur. Namun hingga sejauh ini, belum ada kabar terbaru mengenai kepastian jadi atau tidaknya, pelatih asal Italia itu berada di Hotspur.

Musim panas lalu, Spurs sebenarnya sudah berusaha menggunakan jasa mantan pelatih Chelsea tersebut. Namun pada saat itu usaha Hotspur tidak mencapai kesepakatan, kendati pembicaraan mereka disebut-sebut telah intens terjadi.

Selanjutnya, Hotspur pada menjelang awal musim secara mengejutkan malah mengumumkan nama Nuno sebagai pelatih tim mereka. Namun setelah empat bulan kepemimpinan Nuno, kini Antonio Conte disebut-sebut didekati kembali.

BACA JUGA: Nuno Espirito Santo Dipecat Tottenham Hotspur

Ada optimisme yang berkembang di Tottenham bahwa kali ini mereka akan mencapai kesepakatan dengan Conte. Pembicaraan antara kedua belah pihak bergerak cepat dalam apa yang akan menjadi janji menarik oleh klub London.

Baru minggu lalu Conte dikaitkan dengan MU untuk menggantikan posisi Ole Gunnar Solskjaer. Namun menyusul kemenangan Ole Gunar Solskjaer 3-0 di kandang Hotspur, nama Conte akhirnya malah mendesak ke Nuno Santo.
Antonio Conte telah menganggur sejak meninggalkan Inter Milan pada akhir musim lalu. Pelatih dengan banyak sukses ini, meninggalkan San Siro setelah memberi gelar Juara Serie A untuk Inter Milan untuk pertama kalinya sejak 2010.Sebelumnya, Conte juga pernah menangani rival Tottenham di London, Chelsea. Saat itu Conte memenangkan Liga Premier 2017, pada musim pertamanya bersama Chelsea. Tahun berikutnya, ia membawa Chelsea menjuarai Piala FA.Namun prestasi itu tidak cukup memuaskan Roman Abramovich, pemilik Chelsea. Karena hanya finish di posisi 5, Antonio Conte kemudian dipecat. Kini, disaat tidak memiliki klub, Conte sibuk menjadi pengamat pertandingan untuk SkySport.Jika terjadi kesepakatan, Conte tentunya akan ditugaskan untuk membuat Tottenham memainkan sepakbola yang lebih menantang daripada yang terlihat di bawah Nuno dan pendahulunya, Jose Mourinho. Pendukung Hotspur merasa kecewa dengan gaya permainan di bawah pelatih Portugal itu.Sejak kekalahan dari MU di pekan 10 Liga Inggris, Tottenham berada di urutan kedelapan Klasemen Sementara Liga Inggris. Akhir pekan ini mereka akan menghadapi Everton. Sementara sebelum itu mereka akan menghadapi Vitesse Arnhem (Belanda) di Liga Konferensi Eropa, Kamis (4/11/2021) .Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: Daily Mail

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler