Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Paris- Kemampuan PSG di Liga Champions diragukan menyusul hasil imbang 2-2 mereka atas RB Leipzing. Raksasa Prancis ini dinilai meragukan untuk bisa juara.

Penilaian ini disampaikan oleh legenda Timnas Prancis Frank Leboeuf, usai PSG ditahan imbang 2-2 RB Leipzig di Jerman. Hasil tersebut menurut Leboeuf, telah mencerminkan bagaimana kualitas PSG pada musim ini.

Kendati memiliki pemain-pemain top, PSG dinilai tidak memiliki kolektifitas bermain yang sepadan. Mereka memiliki Neymar, Di Maria, Kylian Mbappe dan Lionel Messi. Namun penampakan yang muncul di tim PSG jauh dari ekspetasi.

"Semuanya mengejutkan bagi saya, melihat PSG berjuang seperti cara mereka berjuang hari ini. Mereka bersusah payah melawan Leipzig karena mereka tidak bermain sebagai tim," kata Leboeuf dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (4/11/2021).

Melihat cara PSG bermain menghadapi Leipzig dalam pertandingan tandang tersebut, Leboeuf pesimistis Marquinhos dan kawan-kawan bisa meraih trofi Liga Champions musim ini. Dirinya tidak yakin PSG bisa menembus final seperti yang mereka lakukan musim lalu.

BACA JUGA: Di Maria Bawa PSG Menang Atas Lille
Liga Champions merupakan gelar yang diimpikan PSG sejak pihak Qatar mengakuisisi klub ibu kota itu. Namun sejauh ini, PSG baru sekali berhasil menembus final, namun akhirnya gagal."Mereka memiliki bakat, mereka bisa menciptakan sesuatu yang gila karena aksi fantastis dari Neymar, Mbappe dan Wijnaldum yang mencetak gol, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup untuk memenangkan Liga Champions," tutur Leboeuf.Pada pertandingan Vs RB Leipzing, Kamis (4/11/2021) dinihari WIB, PSG bahkan sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Christopher Nkunku pada menit ke-8. Dua gol Georginio Wijnaldum pada menit ke-21 dan 39' membuat PSG berbalik unggul 2-1.Namun pada menit tambahan waktu PSG harus kecewa ketika mereka terkena hukuman tendangan pinalti. Dominik Szoboszlai mengeksekusi tendangan itu pada menit ke-90+2 dan merubah skor akhir berubah 2-2.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler