MURIANEWS, Barcelona- Barcelona pada musim ini ternyata memiliki kesempatan untuk mendapatkan sponsor besar. Namun kepergian Messi akhirnya membuyarkan rencana itu.
Dikutip dari
Mundo Deportivo, Barcelona disebutkan telah mendapatkan tawaran sponsor dari dua perusahaan, pada Febuari 2021 lalu. Namun dalam perjalanannya, pembicaraan dengan sponsor itu buyar.
'Cryptoexchanges ', sebuah perusahaan penukaran cryptocurrency, dan sebuah perusahaan India yang mendedikasikan usaha di bidang pendidikan online diketahui menawarkan kerjasama. Nilai sangat luar biasa.
Perusahaan 'Cryptoexchange' adalah salah satu dari tiga terbesar di sektornya dan datang untuk menawarkan 70 juta euro plus bonus 20% ,sesuai prestasi Barcelona. Tawaran itu bahkan sudah melewati semua kontrol internal di klub.
Termasuk departemen 'kepatuhan', yang bertanggung jawab atas kepatuhan peraturan internal dan eksternal. Namun tawaran ini dinilai tidak menarik oleh dewan direksi. Alasannya, sektor itu dianggap masih kontroversial.
BACA JUGA: Xavi Hernandez Besok Pulang Ke BarcelonaAlasan untuk menghentikan negosiasi akhirnya disampaikan oleh Barcelona. Kepada perusahaan yang berpartisipasi dalam acara besar di Amerika Serikat itu, pihak Barcelona menilai mereka akan lebih diuntungkan dalam kerjasama ini.
Sedangkan untuk tawaran dari perusahaan India, Joan Laporta disebutkan siap menerima tawaran itu. Mereka bersiap menawarkan 58 juta euro plus bonus 15%, seperti yang diinginkan Barcelona.Namun, beberapa eksekutif Barcelona berubah pikiran dan menginginkannya angka 60 juta euro setiap tahunnya. Perubahan angka ini kemudian memaksa pembahasam ditunda pada Mei, tanpa ada kesekatan.Memasuki Mei, apa yang sudahh sempat dirintis akhirnya hancur, menyusul kepindahan Lionel Messi. Meskipun Laporta berusaha mati-matian dengan mengadakan pertemuan daring, hal itu sudah terlambat dan tidak ada jalan untuk memulai kembali.Dengan demikian, sampai saat ini Barcelona belum melakukan negosiasi tentang sponsor utama mereka. Kontrak kerjasama mereka dengan Rakuten juga akan berakhir pada 30 Juni 2022, dengan pembahasan baru belum dilakukan.Kerjasama Barcelona dengan Rakuten selama ini menghasilkan dana 30 juta euro setiap tahunnya. Jumlah itu bahkan bisa lebih tinggi, pada saat Barcelona berhasil mencetak prestasi gemilang.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber:
Mundo Deportivo
[caption id="attachment_251195" align="alignleft" width="1542"]

FC Barcelona.(Grafis Murianews)[/caption]
MURIANEWS, Barcelona- Barcelona pada musim ini ternyata memiliki kesempatan untuk mendapatkan sponsor besar. Namun kepergian Messi akhirnya membuyarkan rencana itu.
Dikutip dari
Mundo Deportivo, Barcelona disebutkan telah mendapatkan tawaran sponsor dari dua perusahaan, pada Febuari 2021 lalu. Namun dalam perjalanannya, pembicaraan dengan sponsor itu buyar.
'Cryptoexchanges ', sebuah perusahaan penukaran cryptocurrency, dan sebuah perusahaan India yang mendedikasikan usaha di bidang pendidikan online diketahui menawarkan kerjasama. Nilai sangat luar biasa.
Perusahaan 'Cryptoexchange' adalah salah satu dari tiga terbesar di sektornya dan datang untuk menawarkan 70 juta euro plus bonus 20% ,sesuai prestasi Barcelona. Tawaran itu bahkan sudah melewati semua kontrol internal di klub.
Termasuk departemen 'kepatuhan', yang bertanggung jawab atas kepatuhan peraturan internal dan eksternal. Namun tawaran ini dinilai tidak menarik oleh dewan direksi. Alasannya, sektor itu dianggap masih kontroversial.
BACA JUGA: Xavi Hernandez Besok Pulang Ke Barcelona
Alasan untuk menghentikan negosiasi akhirnya disampaikan oleh Barcelona. Kepada perusahaan yang berpartisipasi dalam acara besar di Amerika Serikat itu, pihak Barcelona menilai mereka akan lebih diuntungkan dalam kerjasama ini.
Sedangkan untuk tawaran dari perusahaan India, Joan Laporta disebutkan siap menerima tawaran itu. Mereka bersiap menawarkan 58 juta euro plus bonus 15%, seperti yang diinginkan Barcelona.
Namun, beberapa eksekutif Barcelona berubah pikiran dan menginginkannya angka 60 juta euro setiap tahunnya. Perubahan angka ini kemudian memaksa pembahasam ditunda pada Mei, tanpa ada kesekatan.
Memasuki Mei, apa yang sudahh sempat dirintis akhirnya hancur, menyusul kepindahan Lionel Messi. Meskipun Laporta berusaha mati-matian dengan mengadakan pertemuan daring, hal itu sudah terlambat dan tidak ada jalan untuk memulai kembali.
Dengan demikian, sampai saat ini Barcelona belum melakukan negosiasi tentang sponsor utama mereka. Kontrak kerjasama mereka dengan Rakuten juga akan berakhir pada 30 Juni 2022, dengan pembahasan baru belum dilakukan.
Kerjasama Barcelona dengan Rakuten selama ini menghasilkan dana 30 juta euro setiap tahunnya. Jumlah itu bahkan bisa lebih tinggi, pada saat Barcelona berhasil mencetak prestasi gemilang.
Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber:
Mundo Deportivo