Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, London- Lebih dari separuh klub Liga Premier masih menggunakan botol air plastik sekali pakai. Kebiasaan ini dikecam karena dianggap merusak lingkungan.

Dikutip dari Daily Mail, dari 20 tim papan atas, hanya lima yang mengatakan tidak menggunakan produk penyumbat lautan di tempat pelatihan mereka. Ini menjadi temuan mengejutkan yang bertentangan dengan inisiatif hijau, menurut Greenpeace Inggris.

Banyak yang telah dibuat dari komitmen kompetisi Liga Inggris untuk ikut menjaga planet ini. Liga Inggris baru saja mengumumkan bahwa mereka telah berkomitmen pada Kerangka Kerja Aksi Olahraga untuk Iklim di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada bulan September, Tottenham menghadapi Chelsea dalam apa yang disebut sebagai 'pertandingan sepak bola nol karbon bersih pertama di dunia di tingkat elit'. Namun, dua tim London ternyata termasuk dari 13 klub yang masih menggunakan botol sekali pakai di tempat latihan mereka.

Selain Hotspur dan Chelsea, klub lainnya yang masih menggunakan botol sekali pakai adalah Crystal Palace, MU, Manchester City, Liverpool, Norwich City, Brighton, West Ham, Aston Villa, Arsenal, Burnley dan Wolves. Sebelum ini semua klub sudah mengatakan siap meninggalkan botol sekali pakai.

Sementara, Leeds, Leicester, Everton, Brentford dan Newcastle United mengatakan sudah tidak menggunakan botol sekali pakai di lapangan latihan mereka. Sebagai gantinya, pemain diberikan botol pribadi yang diisi ulang. Di beberapa klub, seperti Leeds, pemain memiliki dua botol, satu untuk air dan satu untuk suplemen.

BACA JUGA: Kyle Walker Terancam Absen di Derby Manchester

Nina Schrank, juru kampanye plastik senior di Greenpeace Inggris, menyerukan lebih banyak tindakan. Dalam hal ini klub juga harus mulai mengambil peran dalam masalah ini.

"Sementara sepak bola perlahan-lahan tampaknya menyadari krisis lingkungan, klub harus berbuat lebih banyak untuk membatasi limbah plastik mereka," katanya, seperti dikutip dari Daily Mail.

'Ini mengejutkan. Botol plastik sekali pakai ini merusak alam dan manusia, jadi sangat penting untuk menghentikan praktik ini. Menjauh dari budaya membuang plastic adalah satu-satunya cara untuk mengatasi krisis plastik ini," tambahnya.“Klub harus memimpin tuduhan ini dan menginspirasi semua pendukung mereka untuk melakukan hal yang sama daripada tertinggal di belakang. Upaya untuk mengurangi penggunaan tampaknya tersebar luas dan banyak pihak, termasuk Chelsea dan Liverpool, harus memiliki pabrik daur ulang di tempat latihan mereka,” tegasnya.Arsenal mengatakan, sebelum pandemic Covid terjadi, mereka meninggalkan botol plastic di pusat pelatihan Colney. Namun, kini mereka sementara harus menggunakan botol plastic lagi saat pendemic covid terjadi.Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko, dan selain itu mereka mamastikan 100 persen didaur ulang. Sementara pemain Liverpool masing-masing memiliki botol air isi ulang sendiri dan botol individu dikumpulkan dan didaur ulang sedapat mungkin.Para pemain Manchester United memiliki botol mereka sendiri tetapi klub menggunakan 'persediaan kecil' dari botol sekali pakai, sementara yang lain termasuk City memiliki 'kebijakan nol penimbunan'.Brighton menggunakan pemasok spesialis yang botolnya terbuat dari plastik daur ulang. Sementara Palace memilih memasang keran hidro-dingin di tempat pelatihan. West Ham mengatakan semua botol di tempat latihan mereka didaur ulang, sementara Burnley mengatakan mereka memiliki sejumlah inisiatif yang direncanakan.Juru bicara Liga Inggris mengatakan, banyak kemajuan telah dibuat tetapi masih banyak yang harus dilakukan. Liga Inggris dalam hal ini tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: Daily Mail 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler