Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, London- Kompetisi Liga Inggris merupakan kompetisi sepakbola yang diklaim paling baik sedunia. Persaingannya yang ketat, membuat Liga Inggris sebagai liga paling ‘ganas’.

Bukti ganasnya persaingan di Liga Inggris sudah terbukti saat ini. Saat kompetisi belum tuntas mencapai saparuh, sudah ada lima pelatih yang dipecat oleh klub-nya. Mereka yang gagal menunjukan daya saing tim, langsug menghadapi vonis buruk.

Xisco Munoz, adalah pelatih pertama di Liga Inggris yang mengalami nasip pilu setelah dipecat klubnya, Watford. Klub promosi di Liga Premier Inggris ini melakukan langkah drastic dengan memecat pelatihnya.

Xisco Munoz, yang telah membawa Watford promosi pada tahun ini mendapatkan keputusan kejam. Jasanya yang telah mengantar Watford bisa bermain di Premier League, tak berbekas, lantaran gagal mengangkat posisi timnya di klasemen Inggris.

Baru tujuh laga, pelatih ini sudah digantikan oleh Claudio Ranieri, pelatih medioker asal Italia. Reputasi Claudio Ranieri dikenal saat ia mampu membawa Leicester secara mengejutkan meraih gelar juara pada 2015-2016.

BACA JUGA: Nuno Espirito Santo Dipecat Tottenham Hotspur

Korban berikutnya dari keganasan Liga Inggris adalah Steve Bruce, yang dipecat oleh Newcastle United. Pelatih ini langsung ditendang, setelah Newcastle yang terseok-seok di Liga Inggris diambil alih investor Arab Saudi.

Bruce dipecat setelah dua tahun menangani Newcastle. Terakhir Newcastle dibawah pemiliknya yang baru telah menunjuk Eddie Howe, mantan pelatih Bornemounth. Secara resmi Eddie Howe sudah diumumkan oleh Newcastle sebagai pelatih baru mereka.

Nuno Espirito barangkali menjadi salah satu pelatih yang mengalami nasip tragis di Liga Inggris. Secara mengejutkan Nuno Espirito Santo terpilih menjadi pelatih Tottenham Hotspur. Namun secara mengejutkan pula ia akhirnya menerima keputusan pemecatan.

Nuno, sebelumnya tidak pernah mendapatkan rumor apapun mengenai pemecatan dirinya. Namun kekalahan di kandang dari MU, 0-3 membuat hantaman keras jatuh pada dirinya. Sehari setelah kekalahan, tanpa peringatan apapun, Nuno dipecat secara tiba-tiba.
Posisi Nuno, sudah resmi digantikan oleh pelatih asal Italia Antonio Conte. Sebelumnya Conte merupakan kandidat kuat sebelum Nuno akhirnya dipilih pada musim panas lalu. Setelah 10 pertandingan, Nuno akhirnya digantikan oleh Conte.Klub Norwich City juga sudah melakukan pemecatan terhadap pelatihnya, Daniel Farke. Direktur olahraga mereka Stuart Webber telah menyampaikan pengumuman mengenai pemecatan Farke.Ironisnya, pemecatan ini dilakukan Norwich City usai meraih kemenangan perdana mereka di Liga Inggris. Mereka menang 2-1 di pertandingan ke-12 mereka. Namun nyatanya, kemenangan itu tidak cukup membawa Farke lolos dari pemecatan.Lalu, Dean Smith yang sebelumnya menjadi pelatih Aston Villa, kini dipastikan akan menjadi pengangguran dan harus mengurangi uang tabungannnya untuk meneruskan hidupnya.Dean Smith yang membangun Aston Villa sejak 2019 hingga berhasil kembali ke papan atas Liga Inggris, dibuang setelah gagal membawa penampilan bagus timnya. Kekalahan lima kali beruntun menghapus jasa-jasanya di masa lalu.Pelatih asal Inggris ini akhirnya harus membayar mahal, setelah kekalahan terakhir 0-1 timnya dari Southampton. Smith harus mengucapkan selamat tinggal pada timnya.Begitulah ganasnya Liga Inggris. Setelah ini bisa saja akan ada pelatih dari Liga Inggris yang akan menjadi ‘pengangguran’. Posisi Ole Gunar Solskjaer di Manchester United, menjadi salah satu yang dinilai rawan.Prestasi MU yang turun naik di Liga Inggris juga membuat Oleh Gunar Solskjaer bagaikan naik roller coaster. Sebentar naik, sebentar turun, kadang dipuji-puji namun tidak jarang juga kena maki. Kekalahan dalam derby Manchester, memungkinkan Ole bisa terlempar dari kursi pelatihnya.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeDari Berbagai Sumber

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler