Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyatakan dirinya harus merotasi pemainnya untuk pertandingan terakhir Liga Champions melawan AC Milan. Hal ini dilakukan agar tidak disalahkan departemen medis timnya.
Setelah lima pertandingan dalam 15 hari, Klopp mengaku khawatir akan membebani pemainnya yang paling sering dimainkannya. Langkah rotasi pemain menurutnya menjadi sesuatu yang harus dilakukan, mengingat kesempatan ini tidak beresiko.
Liverpool sudah memastikan lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions, meraih semua kemenangan sebelum laga terakhir Rabu (8/12/2021) dinihari nanti. Hasil pertandingan Vs AC Milan juga tidak ada pengaruhnya pada posisi mereka di Grup C.
“Kami harus melakukan rotasi pemain, kami akan melakukannya. Harus ada rotasi pemain, itu headline-nya. Departemen medis akan menghancurkan saya jika saya bermain di sisi yang sama lagi, jadi saya akan membuat perubahan,” ujarnya menjelang pertandingan.
“Nasib saya di tangan departemen medis. Saya harus menerima keputusan mereka,” tambahnya lagi, seperti dilansir
Salah satu pemain yang dipastikan menjadi starter adalah Divock Origi. Pemain Belgia itu adalah penentu kemenangan Liverpool melawan Wolves. Pemain ini jarang mendapatkan kesempatan bermain di Anfiel musim ini.“Kemungkinan besar [dia akan bermain]. Mengerang bukanlah kata yang tepat tetapi dia mengetuk pintuku dan kami berbicara dari waktu ke waktu. Ini tentang membiarkan sesuatu terjadi. Dia mengalami cedera di momen yang salah. Saya ingat saat yang menentukan (pada 2016) dia terbang dan cedera saat melawan Everton,” ujar Kloop tentang pemainnya itu.Divoc Origi kemungkinan akan bermain di belakang Mo Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane. Meski akan melakukan rotasi pemain, Jurgen Kloop tetap mengklaim timnya, Liverpool masih menhadi tim berkelas dunia saat menghadapi AC Milan.“Itu tidak berarti anda bukan (tim) kelas dunia jika anda tidak memulai untuk kami. Ini cerita yang bagus, mari kita lanjutkan dari sini,” ujarnya memberikan pernyataan menggelitik kepada para journalist yang mewawancarainya.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber:
[caption id="attachment_257118" align="alignleft" width="1353"]

Liverpool akan melakukan rotasi pemain saat melawat ke AC Milan. Divoc Origi akan dimainkan sebagai starter. (facebook.com/liverpoolFC/photos)[/caption]
MURIANEWS, Milano- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyatakan dirinya harus merotasi pemainnya untuk pertandingan terakhir Liga Champions melawan AC Milan. Hal ini dilakukan agar tidak disalahkan departemen medis timnya.
Setelah lima pertandingan dalam 15 hari, Klopp mengaku khawatir akan membebani pemainnya yang paling sering dimainkannya. Langkah rotasi pemain menurutnya menjadi sesuatu yang harus dilakukan, mengingat kesempatan ini tidak beresiko.
Liverpool sudah memastikan lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions, meraih semua kemenangan sebelum laga terakhir Rabu (8/12/2021) dinihari nanti. Hasil pertandingan Vs AC Milan juga tidak ada pengaruhnya pada posisi mereka di Grup C.
BACA JUGA: Manchester City Akan Mainkan Lima Remaja di Liga Champions
“Kami harus melakukan rotasi pemain, kami akan melakukannya. Harus ada rotasi pemain, itu headline-nya. Departemen medis akan menghancurkan saya jika saya bermain di sisi yang sama lagi, jadi saya akan membuat perubahan,” ujarnya menjelang pertandingan.
“Nasib saya di tangan departemen medis. Saya harus menerima keputusan mereka,” tambahnya lagi, seperti dilansir
Daily Mail, Selasa (7/12/2021).
Salah satu pemain yang dipastikan menjadi starter adalah Divock Origi. Pemain Belgia itu adalah penentu kemenangan Liverpool melawan Wolves. Pemain ini jarang mendapatkan kesempatan bermain di Anfiel musim ini.
“Kemungkinan besar [dia akan bermain]. Mengerang bukanlah kata yang tepat tetapi dia mengetuk pintuku dan kami berbicara dari waktu ke waktu. Ini tentang membiarkan sesuatu terjadi. Dia mengalami cedera di momen yang salah. Saya ingat saat yang menentukan (pada 2016) dia terbang dan cedera saat melawan Everton,” ujar Kloop tentang pemainnya itu.
Divoc Origi kemungkinan akan bermain di belakang Mo Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane. Meski akan melakukan rotasi pemain, Jurgen Kloop tetap mengklaim timnya, Liverpool masih menhadi tim berkelas dunia saat menghadapi AC Milan.
“Itu tidak berarti anda bukan (tim) kelas dunia jika anda tidak memulai untuk kami. Ini cerita yang bagus, mari kita lanjutkan dari sini,” ujarnya memberikan pernyataan menggelitik kepada para journalist yang mewawancarainya.
Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber:
Daily Mail