Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Satu-satunya wakil Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis Dunia 2021, pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Serena Kani tersingkir di babak kedua. Mereka kalah dari pasangan Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Lohau.

Pada pertandingan yang digelar di Huelva, Spanyol, Kamis (16/12/2021) dini hari WIB, Dejan/Serena kalah dengan rubber game. Mereka kalah 1-2, dengan skor 18-21, 21-18, 16-21. Mereka kalah dari ganda campuran unggulan ke-11 itu lewat pertandingan selama 1 jam 5 menit.

Meski kalah, Dejan/Serena memberikan perlawanan yang sengit. Di set pertama mereka kalah 18-21. Namun di set kedua mereka sempat bangkit dan berhasil mengambil angka 21-18.

Kemenangan di set kedua, membuat pertandingan harus ditentukan dengan set ke-tiga. Pada set ini, pasangan Jerman akhirnya dengan pengalaman dan kemampuannya bisa menyelesaikan dengan skor 21-16.

BACA JUGA: PB Djarum Tetap Kirim Atlet Ke Kejuaraan Dunia Spanyol

Dejan/Serena adalah pasangan ganda campuran yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2021. Mereka merupakan atlet-atlet dari PB Djarum Kudus. Secaar mandiri, klub asal Kudus ini mengirimkan atletnya ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2021 yang digelar di Spanyol.PBSI sendiri sebelumnya menyampaikan, Indonesia menarik diri dari gelaran Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2021. Penarikan diri itu didasarkan dari hasil kordinasi dan komunikasi dengan pemerintah terkait meningkatnya penyebaran varian baru Covid-19, Omicron di Eropa.“Penyebaran virus Omicron yang cepat dan menimbulkan perubahan protokol kesehatan yang tidak menentu membuat kami memutuskan untuk mundur dari Kejuaraan Dunia 2021. Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan dan kesehatan atlet lebih utama," ucap Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky pada 8 Desember lalu. Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler