Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Singapura- Menjaga harga diri bangsa, tampaknya akan menjadi yang utama dibela Timnas Indonesia di final leg 2 Piala AFF 2021, Sabtu (1/1/2022) malam ini. Ditengah peluang tipis yang tersisa, maka itulah yang bisa dilakukan sekuat tenaga.

Dari sisi perhitungan tehnis, Timnas Indonesia bisa dikatakan ‘tak akan bisa’ menjuarai Piala AFF 2020 (2021). Thailand terlalu digdaya. Namun dari sisi yang lain, semuanya masih mungkin dilakukan.

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020 pada Sabtu (1/1/2022) malam WIB. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Nasional Singapura, Kallang.

Evan Dimas dan kawan-kawan memikul misi berat dalam pertandingan ini karena di leg pertama takluk 0-4. Timnas Indonesia bagaikan berada di ujung tanduk. Untuk bisa meraih kemenangan masih mungkin, tetapi untuk menjadi juara sepertinya ‘nyaris mustahil’.

Namun Timnas Indonesia tetap membutuhkan kepercayaan diri yang tinggi. Kekalahan di leg pertama harus dilupakan. Semua harus bisa menunjukan kemampuan terbaik yang dimiliki, dan harus bisa ‘habis-habisan’ di pertandingan ini.

Situasi yang sama sebenarnya dirasakan Timnas Indonesia saat akan menghadapi Timnas Thailand. Saat itu, kapten Timnas Indonesia menyatakan sebuah pernyataan berani dan sangat meyakini kemampuan timnya.

"Pasti kalian juga merasakan, pasti kita merasakan sama-sama, lawan Malaysia kita enggak perlu banyak bicara tetapi kita tahu sendiri apa artinya pertandingan lawan Malaysia. Ini menjadi pertandingan yang ditunggu-tunggu. Artinya kita enggak boleh kalah. Kalau kita kalah, pertandingan kemarin enggak ada gunanya. Hei, harga diri hei!" ujar Evan Dimas dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan Vs Malaysia ketika itu.

Hasilnya Indonesia sukses melumat Malaysia 4-1, meski sempat tertinggal 0-1 di awal laga. Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia menjuarai Grup B dan lolos ke babak semifinal Piala AFF untuk kedelapan kalinya.BACA JUGA: Masih Bolehkah Timnas Indonesia Memimpikan Gelar Juara AFF 2021?Menghadapi Thailand, semangat yang sama ketika Timnas berhadapan dengan Malaysia harus kembali ditumbuhkan. Secara logis peluang Indonesia masih ada, tapi sepertinya tidak perlu dibahas mengingat peluangnya yang hampir mustahil. Namun semangat menjaga harga diri bangsa, itulah yang harus dikedepankan."Kami harus menyelesaikan leg kedua [final Piala AFF 2020] dengan rasa haus dan rasa lapar kemenangan. Leg pertama harus kami lupakan dan menebusnya pada leg kedua," ucap Evan Dimas, kali ini di acara jumpa pers, Jumat (31/12/2021) menjelang pertandingan.Kalimat Evan ini sekilas diplomatis di ruang jumpa pers, tetapi nadanya kuat. Kapten Timnas Indonesia ini seolah ingin menghidupkan kembali rasa 'harga diri' seperti yang digelorakannya saat jumpa Malaysia.Ayo Timnas Indonesia, rakyat Indonesia tetap bersamamu. Saatnya bisa menunjukan bahwa Indonesia memiliki harga diri. Saatnya menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan layak dihormati.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: AFFSuzukicup2020.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler