Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku memiliki perbedaan pandangan dengan Shin Tae Yong. Perbedaan pandangan itu terjadi pada masalah ‘menegur’ pemain.

Hal itu disampaikan Mochamad Iriawan kepada awak media, usai menjelaskan masalah evaluasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2021. Evaluasi atas performa Timnas Indonesia di Piala AFF sudah dilakukan PSSI.

Iriawan mengakui evaluasi belum dilakukan secara menyeluruh karena Shin Tae Yong harus berangkat ke Bali. Pelatih asal Korea Selatan itu memantau pemain-pemain Liga 1 yang akan disertakan dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia selanjutnya.

Meski demikian Iriawan sudah mendapat sedikit penjelasan mengenai performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Iriawan pun menguak perbedaan cara pandang terkait budaya dua negara.

"Yang jelas tadi disampaikan, tadi terpotong karena beliau akan berangkat, nanti akan saya teruskan masalah man to man di antara pemain yang melakukan kesalahan yang mungkin nanti akan dikupas oleh beliau,” ujar pria yang lebih akrab disapa Iwan Bule ini.

BACA JUGA: Timnas U-23 Ditarget Lolos ke Piala Asia U-23 2022
"Beliau punya pemahaman kalau akan menegur seseorang itu tidak boleh di depan umum, padahal kan tidak. Di kita boleh saja kalau ada pemain yang salah harus disampaikan di depan yang lainnya supaya yang lain tahu," tambahnya.Selain membahas tim senior, perbincangan Iriawan dengan Shin juga sedikit membahas Timnas Indonesia U-23. Selanjutnya Iriawan berharap evaluasi akan berlanjut dan hasilnya akan dipublikasikan.Iriawan sebelumnya sudah menyatakan evaluasi adalah hal rutin yang dilakukan PSSI kepada pelatih. Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga menekankan, evaluasi tidak berarti menafikan kontrak Shin yang berakhir pada akhir 2023.Shin sudah memulai pekerjaan memantau pemain-pemain Liga 1 untuk keperluan menjelang FIFA match day akhir bulan ini dan turnamen Piala AFF U-23 2022 yang berlangsung Februari.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler