Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bangkok – Kejuaraan Tenis Meja se-Asia Tenggara yang digelar SEATTA (Asosisasi Tenis Meja se-Asia teng Tenggara) memulai tahapannya. Untuk Turnamen South East Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship  (SEAJCTTC) ke-26 telah memulai sesi training camp. Semua peserta berlatih bersama di Island Hall sebelum berkompetisi nantinya.

Sesi Training Camp, menurut Asisten Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia, Dony Prasetya Aji merupakan ‘tradisi’ yang ada di kejuaraan internasional. Tahapan ini memberi kesempatan para peserta untuk menyiapkan diri dengan melakukan latihan bersama. Sesi ini dipimpin oleh instruktur-instruktur dari pihak panitia.



Pada sesi ini, semua pemain dari semua negara peserta membaur menjadi satu. Sehingga dimungkinkan terjadi sebuah interaksi diantara mereka. Bisa dikatakan ini adalah ajang silahturahmi sekaligus bertukar pengalaman bagi pemain maupun pelatih.

BACA JUGA: Pemain Timnas Indonesia Turun di Don Mueang Langsung ke Training Camp Arena

“Jadi memang seperti tradisi ya, kalau training camp ini. Semua peserta berlatih bersama-sama sebelum menjalani pertandingan yang sesungguhnya,” ujar Doni Prasetya Aji, Rabu (15/6/2022).

Sementara itu, Asisten Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia lainya, Frenki Setya Prabowo juga sedikit menambahkan mengenai sesi training camp ini. Selain menjadi momen persiapan, keakraban dan silahturahmi, sesi ini juga menjadi kesempatan awal bagi penyiapan strategi tim.
Sementara itu, Asisten Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia lainya, Frenki Setya Prabowo juga sedikit menambahkan mengenai sesi training camp ini. Selain menjadi momen persiapan, keakraban dan silahturahmi, sesi ini juga menjadi kesempatan awal bagi penyiapan strategi tim.Menurut Frenky, dalam sesi ini, semua tim dipastikan akan memanfaatkannya untuk memantau rival yang akan dihadapi. Pihaknya dalam kesempatan ini juga menaruh perhatian penuh pada sejumlah tim lain.Dalam kejuaraan ini, Singapura, Thailand dan Vietnam adalah lawan-lawan yang berpotensi menyulitkan Timnas Tenis Meja Indonesia. Terutama Singapura yang memang memiliki materi pemain bagus. Sedangkan Vietnam, saat ini memang seperti tengah mendapati semangat luar biasa dalam dunia olahraganya."Singapura adalah lawan paling berat, lainnya ada Thailand dan kini Vietnam mulai menonjol. Training camp selain untuk latihan bersama, juga buat melihat calon lawan. Dari situ ada gambaran bagaimana menerapkan strateginya," jelas Frenky.Untuk sesi training camp, rencananya akan digelar dalam dua hari pertama, Rabu (15/6/2022) dan Kamis (16/6/2022). Sedangkan untuk pertandingan beregu akan dimulai pada Jumat (17/6/2022). Reporter: Budi ErjeEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler