Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bangkok – Timnas Tenis Meja Junior Putri Indonesia akhirnya harus puas berada di peringkat 4 di Southeast Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship (SEAJCTTC) 2022. Siti Aminah dkk pada pertandingan terakhir menelan kekalahan 1-3 dari Filipina, di Island Hall, Fashion Island, Bangkok, Thailand, Sabtu (18/6/2022)

Pada pertandingan ini, Timnas Junior Putri Indonesia mengalami kesulitan untuk mengimbangi pemain-pemain dari Filipina. Satu-satunya kemenangan dipersembahkan oleh Wida yang turun di pertandingan ke-3.



Menghadapi Filipina, Timnas Junior Indonesia menurunkan Cindy Marcela Putri, Siti Aminah dan Novida Widasari. Di dua pertandingan pertama, Timnas Junior Putri Indonesia kehilangan poin. Wida yang bermain di pertandingan ke-3 memunculkan harapan setelah mampu meraih kemenangan.

Berikutnya Siti Aminah, akhirnya bermain di pertandingan ke-4 berhadapan dengan Filipina. Pemain paling senior dari PTM Sukun Kudus ini, sayangnya harus menelan kekelahan 2-3 dari pemain Filipina. Sehingga upaya Indonesia untuk bisa memperbaiki posisi akhirnya gagal. Mereka kalah 1-3 dari Filipina.

Hasil ini membuat Indonesia hanya mampu bercokol di posisi ke-4 di SEAJCTTC 2022 yang digelar di Bangkok. Dari 5 negara yang ikut serta, Indonesia hanya mampu menang sekali saat menghadapi Malaysia. Sedangkan melawan Thailand, Singapura dan Filipina, mereka menelan kekalahan.Assiten pelatih Timnas Indonesia, Dony Prasetya Nugraha menyatakan, hasil yang didapatkan diakui tidak seperti harapan. Namun demikian, pihaknya melihat para pemainnya sudah maksimal dalam menjalani pertandingan.”Sejak awal kami memang tidak ada target. Namun tentu juga tidak asal bertanding. Dari progress yang kami lihat selama turnamen beregu anak-anak hanya sedikit kurang pada soal mental bertanding. Kami tentu akan segera melakukan evaluasi,” ujar Dony Prasetya Aji, usai pertandingan. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler