Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut laporan Football Insider, penjualan MU sepertinya tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Ungkapan “tidak pernah ada waktu yang lebih baik untuk menjual", disebut-sebut diungkapkan oleh pemegang saham minoritas United.

Konsorsium Qatar yang dipimpin oleh Sheikh Jassim bin Hamad al-Thani memiliki potensi terbesar untuk memiliki Man United. Namun, ini mungkin tertunda karena keputusan dari Glazers.

Sir Jim Ratcliffe, orang terkaya Inggris dan Presiden Perusahaan Multinasional Ineos, juga mengajukan tawaran lebih dari £ 4 miliar. Namun, harga ini dilaporkan Football Insider, telah ditolak oleh Glazers.

Glazers sebagai pemilik saham terbesar disebutkan ingin tawaran yang sudah masuk nilainya dioptimalkan. Mereka menuntut agar tawaran yang diajukan bisa mencapai angka £ 6 miliar.

Jumlah itu jelas melebih jumlah harga taksiran yang nilainya sekitar £ 5 miliar. Tuntutan Glazers ini membuat miliarder selain Sheikh Jassim bin Hamad al-Thani dan Sir Jim Ratcliffe merasa "goyah".
Glazers, sendiri sebagai pemilik MU, oleh para Mancunian dinilai ‘sama sekali tidak kompeten’ untuk menjalankan dan mengambil alih MU. Di tangan Glazers diketahui memiliki hutang £680 juta,BACA JUGA: Kekuatan Ekonomi Global Berebut Manchester UnitedKeluarga Glazers juga dinilai menyedot keuntungan dari bisnis serta mempromosikan citra klub kepentingan asset pribadi keluarga mereka. Hal inilah yang membuat para Mancunian marah."Keluarga Glazer sama sekali tidak mampu memiliki Man United. Baik Joel dan Avram Glazer adalah pusat, tetapi ada 4 anggota keluarga lainnya sehingga mereka tidak selalu beroperasi sebagai satu entitas. Mereka menghabiskan sangat sedikit untuk properti, mesin, dan peralatan pelatihan di Carrington atau Old Trafford. Glazers tidak miskin, tetapi mereka tidak suka berinvestasi dalam tim," ujar salah satu pendukung MU.Sedangkan pihak Qatar yang berminat, secara tidak ingin hanya menjadi pemegang saham minoritas. Mereka menginginkan pendekatan mengenai pembelian tim secara lengkap, dan itu termasuk biaya perolehan saham dari pemegang saham kecil.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler