Edy Basuki, dimakamkan di Pemakaman Umum Pangeran Syarif, desa Saripan, Jepara, pada Minggu (25/3/2023) sore. Sejumlah mantan pemain Persijap Jepara hadir dalam acara pemakaman ini.
Selain itu, sejumlah mantan pejabat di Pemkab Jepara juga hadir dalam acara pemakamannya. Selain mantan pemain Persijap Jepara, Edy Basuki memang merupakan salah satu pensiunan pejabat di Pemkab Jepara.
Di Persijap Jepara, Edy Basuki bisa dikatakan menjadi generasi ke-3 tim Persijap Jepara. Menurut Tafrikan, yang juga eks pemain Persijap, almarhum merupakan pemain seangkatan almarhum Kamal Djunadi.
Kamal Djunaidi sendiri diabadikan namanya menjadi nama stadion tertua di Jepara. Sedangkan Tafrikan merupakan pemain yang lebih senior satu generasi dibanding Edy Basuki dan Kamal Djunaidi.
“Dia adalah junior saya di Persijap. Mas Edy Basuki dulu kalau tidak salah adalah pemain angkatannya Kamal Djunaidi. Saya ikut berduka atas kepergiannya,” ujar Tafrikan, Minggu (25/3/2023) petang.
Edy Basuki semasa masih aktif sebagai PNS di Pemkab Jepara menjabat sebagai Sekretaris Dinas di DPUPR, sebelum pensiun. Sejak lepas sebagai pemain sepak bola, Edy Basuki merupakan salah satu tokoh penggerak sepak bola di Jepara.
Sebelum Persijap bertransformasi menjadi klub profesional, Edy Basuki merupakan pengurus Persijap. Bisa dikatakan nyaris di sebagian besar hidupnya, Edy Basuki mendidikasikan waktunya untuk Persijap dan sepak bola di Jepara.
BACA JUGA: Kenang Legenda Sepak Bola Jepara Haryanto, Persijap Gelar Uji Coba dengan Martapura FCEdy Basuki, sebelumnya juga masih menjadi bagian kepengurusan Askab PSSI Kabupaten Jepara. Kondisi kesehatannya yang mulai menurun, akhirnya menghentikan kiprahnya di dunia sepak bola Jepara.Mantan Ketua Askab PSSI Jepara, Ahmad Rifai yang hadir di acara pemakaman menyebut sosok Edy Basuki merupakan tokoh sepak bola yang selalu memiliki semangat. Di kepengurusan Askab PSSI, Edy Basuki menjabat sebagai sekretaris.“Saya kira Jepara sepak bola Jepara harus berduka dengan kepergian beliau. Mudah-mudahan beliau husnul khotimah,” ujar Ahmad Rifai.Mantan Ketua KONI Kabupaten Jepara, Sutedjo SS, dalam kesempatan yang sama juga menyatakan sangat kehilangan atas meninggalnya Edy Basuki. Menurutnya, Edy Basuki adalah salah satu tokoh sepak bola Jepara yang konsisten.“Saya kira Jepara semakin kehilangan tokoh sepak bola yang paling konsisten setelah beliau meninggal. Beliau sangat mencintai sepak bola, dan sekarang sudah pergi. Semoga husnul khotimah,” ujar Sutedjo SS., dalam kesempatan yang sama.
Murianews, Jepara – Sepak bola di Jepara berduka, dengan meninggalnya sosok mantan pemain Persijap Jepara. Edy Basuki, meninggal dunia pada Sabtu (25/3/2023), setelah bergulat dengan penyakit stroke yang dideritanya cukup lama.
Edy Basuki, dimakamkan di Pemakaman Umum Pangeran Syarif, desa Saripan, Jepara, pada Minggu (25/3/2023) sore. Sejumlah mantan pemain Persijap Jepara hadir dalam acara pemakaman ini.
Selain itu, sejumlah mantan pejabat di Pemkab Jepara juga hadir dalam acara pemakamannya. Selain mantan pemain Persijap Jepara, Edy Basuki memang merupakan salah satu pensiunan pejabat di Pemkab Jepara.
Di Persijap Jepara, Edy Basuki bisa dikatakan menjadi generasi ke-3 tim Persijap Jepara. Menurut Tafrikan, yang juga eks pemain Persijap, almarhum merupakan pemain seangkatan almarhum Kamal Djunadi.
Kamal Djunaidi sendiri diabadikan namanya menjadi nama stadion tertua di Jepara. Sedangkan Tafrikan merupakan pemain yang lebih senior satu generasi dibanding Edy Basuki dan Kamal Djunaidi.
“Dia adalah junior saya di Persijap. Mas Edy Basuki dulu kalau tidak salah adalah pemain angkatannya Kamal Djunaidi. Saya ikut berduka atas kepergiannya,” ujar Tafrikan, Minggu (25/3/2023) petang.
Edy Basuki semasa masih aktif sebagai PNS di Pemkab Jepara menjabat sebagai Sekretaris Dinas di DPUPR, sebelum pensiun. Sejak lepas sebagai pemain sepak bola, Edy Basuki merupakan salah satu tokoh penggerak sepak bola di Jepara.
Sebelum Persijap bertransformasi menjadi klub profesional, Edy Basuki merupakan pengurus Persijap. Bisa dikatakan nyaris di sebagian besar hidupnya, Edy Basuki mendidikasikan waktunya untuk Persijap dan sepak bola di Jepara.
BACA JUGA: Kenang Legenda Sepak Bola Jepara Haryanto, Persijap Gelar Uji Coba dengan Martapura FC
Edy Basuki, sebelumnya juga masih menjadi bagian kepengurusan Askab PSSI Kabupaten Jepara. Kondisi kesehatannya yang mulai menurun, akhirnya menghentikan kiprahnya di dunia sepak bola Jepara.
Mantan Ketua Askab PSSI Jepara, Ahmad Rifai yang hadir di acara pemakaman menyebut sosok Edy Basuki merupakan tokoh sepak bola yang selalu memiliki semangat. Di kepengurusan Askab PSSI, Edy Basuki menjabat sebagai sekretaris.
“Saya kira Jepara sepak bola Jepara harus berduka dengan kepergian beliau. Mudah-mudahan beliau husnul khotimah,” ujar Ahmad Rifai.
Mantan Ketua KONI Kabupaten Jepara, Sutedjo SS, dalam kesempatan yang sama juga menyatakan sangat kehilangan atas meninggalnya Edy Basuki. Menurutnya, Edy Basuki adalah salah satu tokoh sepak bola Jepara yang konsisten.
“Saya kira Jepara semakin kehilangan tokoh sepak bola yang paling konsisten setelah beliau meninggal. Beliau sangat mencintai sepak bola, dan sekarang sudah pergi. Semoga husnul khotimah,” ujar Sutedjo SS., dalam kesempatan yang sama.