Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kompensasi FIFA yang dibayarkan kepada klub-klub yang melepas pemain untuk Piala Dunia pria, dipastikan naik sampai 70 persen. Nilainya mencapai US$ 355 juta untuk Piala Dunia 2026 dan 2030.

Seperti yang dilaporkan ESPN, FIFA DAN ECA (Asosiasi Klub Eropa) telah menyepakati masalah ini. Mereka telah menyampaikan secara resmi mengenai hal ini, Senin (27/3/2023).

Kompensasi ini diberikan untuk memberi klub bagian dari pendapatan kompetisi tim nasional. Hal ini juga sebagai imbalan untuk melepas pemain, dan juga melindungi klub jika pemain mereka cedera saat bertugas bagi tim nasionalnya.

Jumlah kompensasi untuk klub yang melepas pemainnya ke Piala Dunia 2018 dan 2022 angkanya mencapai US$209 juta. Kenaikan nilai kompensasi ini dituangkan dalam Nota kesepahaman yang ditandatangani di majelis umum ECA di Budapest, Hongaria.

"Kami senang telah menandatangani perjanjian penting ini. MoU mengakui peran sentral klub dalam sepak bola secara global dan memastikan bahwa mereka terwakili dengan baik dalam pengambilan keputusan seputar masalah yang memengaruhi mereka," kata Presodem ECA, Nasser Al-Khelaifi.

Sebelumnya, pada awal bulan ini, FIFA mengumumkan format baru Piala Dunia Antarklub dengan 32 tim yang akan dimainkan 4 tahun sekali mulai 2025. Format baru ini akan digunakan menggantikan format lama yang hanya menyertakan 7 klub, setiap tahun.
Keputusan ini sempat ditentang oleh sejumlah liga-liga besar di Eropa. Namun dengan MoU yang sudah ditanda-tangani, membuat FIFA dan ECA sepakat bekerja sama dalam berbagai aspek olahraga dan komersialnya untuk edisi 2025.BACA JUGA: The Best FIFA Mens Player 2022 Adalah Messi"FIFA dan ECA juga sekarang akan membangun praktik kerja yang lebih dekat pada Piala Dunia Antarklub baru di masa depan ... dan bekerja sama pada edisi mendatang termasuk pada struktur potensial untuk mengelola hak komersial ke depan," tambah Al Khelaifi.Sementara itu, FIFA juga mengumumkan kalender internasional baru yang menurut presiden Gianni Infantino telah didukung oleh ECA. Dengan demikian, seluruh program FIFA kini diharapkan tidak membuat klub merasa dirugikan."Agar Kalender Pertandingan Internasional baru yang disahkan oleh ECA memberikan keseimbangan yang diperlukan antara sepak bola klub dan tim nasional," kata Infantino, Presiden FIFA."Kami memiliki proyek menarik ke depan, termasuk Piala Dunia Antarklub FIFA yang baru pada tahun 2025 dan Piala Dunia Antarklub wanita FIFA yang baru. Kolaborasi erat dengan klub-klub di Eropa, dan seluruh dunia, akan sangat penting untuk kesuksesan acara-acara itu," tambah Infantino lagi.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler