Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Antonio Conte meninggalkan Tottenham, awal pekan lalu. Hal itu terjadi setelah hubungan antara dirinya dan klub memburuk di semua tingkatan dalam beberapa pekan terakhir.

Mantan pelatih Chelsea, Juventus dan Inter Milan itu melontarkan kritik keras terhadap para pemainnya dan kepemilikan klub menyusul hasil imbang 3-3 melawan Southampton. Setelah hasil itu, TyC Sports Argentina melaporkan jika Richarlison dan bek Cristian Romero memberikan ultimatum kepada klub atas masa depan Conte.

Klaim itu dibantah oleh pemain internasional Brasil itu di akun media sosialnya, pada Kamis (30/3/2023). Richarlison menyatakan dirinya tetap memiliki rasa hormat terhadap Conte.

"Mempertanyakan dan mengkritik saya sebagai pemain atas penampilan saya adalah bagian dari sepak bola dan saya bisa menerimanya. Namun, berbohong tentang saya, saya tidak menerima! Saya selalu memiliki banyak rasa hormat untuk Conte dan untuk semua pelatih saya,” ujar Richarloson.

Richarlison menyatakan, Conte banyak membantu dirinya saat datang ke Spurs. Kemudian setiap kali ada masalah antara dirinya dan Contte, semua bisa diselesaikan bersama dengan percakapan dan profesionalisme.
BACA JUGA: Antonio Conte Akhirnya Dipecat Hotspur"Saya bukan pemimpin pemberontakan melawannya, justru sebaliknya. Maaf saya tidak memberikan sebanyak yang dia harapkan dari saya dan saya tidak melakukan cukup banyak baginya untuk tinggal,” ujar Richarlison lagi.“Ketika dia pergi, saya mengiriminya pesan terima kasih padanya atas segalanya dan mendoakan yang terbaik untuknya, itulah yang pantas dia dapatkan!" tutupnya.Sebelumnya, pemain asak Korea Selatan Son Heung-min juga menyampaikan pernyataan terkait perginya Antonio Conte. Son menyatakan dirinya ‘bertanggung-jawab’ atas hal itu.Son Heung min merasa tak mampu memberikan banyak pada Conte, sehingga akhirnya Conte dipecat. Statemen ini kemudian diikuti oleh Richarlison pada akhirnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler