Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski demikian Stellini mengakui, dalam dua pekan Hotspur mengalami apa yang disebutnya sebagai fase ‘kacau’. Namun setelahnya, Hotspur tidak berada dalam situasi krisis seperti yang diduga banyak orang.

Antonio Conte akhirnya turun dari jabatannya, setelah pembicaraannya dengan pihak klub. Pelatih asal Italia itu mengambil sikap setelah sebelumnya mengeluarkan statemen keras, terhadap Hotspur.

Hal itu dilakukan Antonio Conte setelah hasil pertandingan 3-3 atas Southampton. Saat itu Hotspur sudah unggul 3-1 sebelum akhirnya bermain imbang. Conte marah dan berakhir dengan hilangnya jabatan pelatih di Hotspur.

Cristian Stellini akhirnya ditempatkan sebagai orang yang bertanggung jawab sementara untuk sisa musim ini bersama asisten pelatih Ryan Mason. Namun berikutnya badai Hotspur belum berakhir, ketika Direktur Spurs, Fabio Paratici menerima larangan berkegiatan sepak bola oleh FIFA.
Paratici dijatuhi larangan 30 bulan dari sepak bola Italia pada Januari, setelah mantan klubnya Juventus dinyatakan bersalah karena memalsukan rekening keuangan. Hal inilah yang membuat Hotspur kesulitan dalam mencari pelatih permanen yang baru.BACA JUGA: Antonio Conte Akhirnya Dipecat Hotspur"Agak kacau, tetapi kami memiliki bahu besar untuk mempertimbangkan situasi seperti ini. Kami memiliki jeda internasional dan itu membantu karena kami punya waktu untuk memikirkan segalanya dan kemudian klub, semua orang dari kami harus mengambil keputusan dan keputusan diambil untuk yang terbaik dari semua orang,” ujar Stellini."Ini bukan klub dalam krisis, sama sekali bukan karena semua orang mengambil keputusan untuk yang terbaik. Ketika Anda mengikuti prosesnya, Anda tidak dalam krisis dan jika kami memiliki beberapa masalah, kami harus kompak, kami harus tetap bersatu, silakan, terus maju dan mainkan pertandingan,” demikian dikatakan Stellini seperti dilansir ESPN.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler