Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Medali Piala Dunia Panjat Tebing bagi Kontingen Indonesia dipersembahkan oleh Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. Di ajang yang berlangsung 28-30 April ini, Indonesia mengirimkan 9 atlet.

Dilannsir dari laman resmi FPTI, para pemanjat yang dikirimkan terdiri dari 6 pemanjat putra dan 3 putri. Mereka mengikuti Piala Dunia Panjat Tebing untuk kategori speed di Seoul, Korea Selatan.

Di nomor speed putra, medali emas dipersembahkan oleh Veddriq Leonardo. Sementara di nomor speed putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi mempersembahkan medali perunggu.

Keberhasilan Vedrriq juga dilalui dengan keberhasilannya melakukan pemecahan rekor. Rekor speed putra sebelumnya dipegang oleh pemanjat Indonesia, Kiromal Katibin.

Di ajang IFSC Climbing World atau Piala Dunia Panjat Tebing, Vedrriq mencatat waktu dibawah 5 detik. Waktu tercepat yang dicatatnya 4,98 detik, diciptakannya di babak kualifikasi.

Kiromal Katibin sendiri sebelumnya menjadi yang tercepat saat tampil di IFSC World Cup di Chamonix, Prancis, pada 8 Juli 2022. Saat itu Katibin menciptakan rekor 5 detik.

Di babak final IFSC World Climbing 2023, Veddriq mematahkan dominasi China dengan catatan waktu 5,01 detik. Tiga pemanjat Cina mengekor di posisi ke-2, 3 dan 4 di perlombaan ini.Pemanjat Cina Jinbao Long mencatat waktu 5,12 detik, kemudian Conshang Wang (5,11 detik di semifinal), dan Jianguo Long (6,37 detik).BACA JUGA: Pemanjat Putri Indonesia Dominasi Panjat Tebing Asia 2022Sementara itu, atlet speed putri Desak Made Rita dan Rajiah Sallsabilah menjadi terbaik ketiga usai mencatatkan waktu 6,60 detik. Dua pemanjat Polandia menjadi yang terbaik.Alexandra Miroslaw, meraih medali emas dengan catatan waktu 6,25 detik, dan sekaligus mencetak rekor dunia baru. Sedangkan Natalia Kalucka dengan catatan waktu 6,67 detik di babak final, merebut medali perak.Kejuaraan IFSC Climbing World di Korea Selatan merupakan seri kedua kompetisi panjat tebing dunia di 2023 ini. Seri perdana sebelumnya telah digelar di Jepang. 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler