Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti dilansir dari Zing News, dari arena karate SEA Games 2023, atlet Filipina diketahui ‘ngambeg’. Atlet tersebut tidak mau menerima pengalungan medali.

Atlet Filipina, Junna Tsuki yang merupakan Juara Dunia untuk kelas 50 kg komite, dikalahkan oleh Shahmalarani Chandran dari Malaysia. Tak terima kalah, si juara dunia melakukan aksi kontroversial.

Dalam pertandingan itu, Juna Tsukki bermain ketat dan imbang 3-3 saat melawan Shahmalarani Chandran dari Malaysia. Namun pada akhirnya tiga juri sepakat Shahmalarani Chandran sebagai pemenang.

BACA JUGA: Polemik Tenis Meja SEA Games 2023, Oegroseno Jengkel
Atas keputusan ini, Junna Tsuki dilaporkan kecewa. Karateka Filipina berusia 31 tahun itu bahkan disebut tidak mau menerima medali perak SEA Games 2023.Namun demikian tidak disebutkan oleh Zing News apa yang menyebabkan karateke Filipina itu ‘ngambeg’. Namun yang jelas diduga memang karena kecewa dinyatakan kalah.Junna Tsuki sendiri, selain menjadi Juara Dunia Karateka untuk komite 50kg juga menorehkan rekor hebat di SEA Games. Karateka Filipina ini disebut sudah dua kali merebut medali emas di arena SEA Games.”Karateka Filipina Menolak Naik Podium untuk Menerima Medali (SEA Games 2023),” demikian headline yang dipasang di Zing News.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler