Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Adalah Dick Sudirman, merupakan adalah salah satu pendiri PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia). Tokoh ini juga menjadi ketua PBSI selama 22 tahun.
Tokoh bulutangkis Indonesia ini mendapatkan rasa hormat dari seluruh dunia sebagai administrator PBSI. Badan-badan lainnya seperti Konfederasi Bulutangkis Asia dan Federasi Bulutangkis Internasional (IBF, sekarang BWF) juga menghormatinya.
Dick Sudirman sendiri meninggal pada 10 Juni 1986 setelah terkena serangan stroke. Namun idenya untuk melembagakan turnamen bulutangkis atau badminton beregu campuran tingkat dunia terus diwariskannya.
Setelah kematian Sudirman, teman lamanya yang juga wakil ketua PBSI saat itu, Suharso Suhandinata menulis surat kepada Presiden IBF Arthur Jones. Suharso Suhandinata sempat mengunjungi rekannya, di malam terakhir sebelum meninggal.
Melalui surat PBSI yang dikirim ke IBF pada Agustus 1986 itu, Suhandinata kembali menyuarakan ide Sudirman tentang turnamen badminton beregu campuran. Suhandinata menanyakan mengenai proposal Indonesia tentang hal itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



