Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Vinicius kembali jadi korban rasialis di pertandingan Liga Spanyol. Sehingga Madrid menyampaikan permintaan keras kepada RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) dan La Liga untuk bertindak.

"Mengingat keseriusan situasi saat ini dan gambaran yang diperlihatkan sepak bola Spanyol kepada dunia, Real Madrid berharap akan ada tindakan segera dan tegas dari semua pihak yang memiliki tanggung jawab dan kompetensi untuk mengatasi kejahatan rasialissme, xenofobia dan kebencian," tulis pernyataan Madrid, Selasa (23/5/2023).

Real Madrid juga menyatakan kecewa karena sampai saat ini, baik RFEF maupun La Liga Spanyol belum mengambil langkah tegas. Sehingga kejadian pada Vinicius Jr selalu berulang terjadi.

"Klub kami akan terus berusaha untuk memastikan bahwa nilai-nilai yang menopang sejarah kami terus berfungsi sebagai model koeksistensi dan perilaku teladan," sambung pernyataan Madrid melalui situs resminya.
Pemain Real Madrid, Vinicius Jr untuk kali kesekian menjadi korban rasialisme saat turun di Liga Spanyol. Terakhir pada Senin (22/5/2023) Vinicius menjadi bulan-bulanan di markas Valencia.BACA JUGA: Vinicius Jr Jadi Sasaran Serangan Rasialis Pendukung AtleticoSaat itu pemain Madrid asal Brasil ini sempat beradu mulut dengan pendukung rumah di tribun. Pada kesempatan berikutnya dirinya terlibat keributan dan akhirnya dikartu merah."Sayangnya, apa yang terjadi kemarin dan penanganannya oleh wasit dan VAR tidak dianggap sebagai insiden yang terisolasi, tetapi sebagai sesuatu yang telah terjadi di banyak pertandingan kami. Korban yang mengalami tindak pidana tidak pernah dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindak pidana tersebut," bunyi pernyataan Madrid, lebih keras.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler