Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tim Tenis Meja Indonesia yang berkekuatan 12 pemain dan 3 pelatih, tiba di Bandar Seri Begawan, pada Senin (12/6/2023) petang. Selanjutnya dari Bandara International Bandar Seri Begawan mereka harus menempuh perjalanan darat sekitar 1,5 jam.

Turnamen SEATTA yang diberi title SEA Youth Brunei 2023, memang digelar di Tutong. Ini merupakan salah distrik atau Provinsi di Brunei Darussalam.



Turnamen tenis meja SEA Youth Brunei 2023 sendiri digelar di kota Pekan Tutong, ibu kota Tutong. Kota ini berjarak sekitar 50 km arah Timur Laut dari Bandar Sri Begawan.

Pelatih Tim Tenis Meja Indonesia Dony Prasetya Aji menyatakan ada perubahan rencana persiapan timnya. Perjalanan panjang dari Jakarta ke Brunei, menjadi pertimbangan perubahan rencana itu.

Awalnya, para pemain akan langsung menjalani sesi coba lapangan, pada Senin (12/6/2023) malam. Namun karena kondisi para pemain, rencana itu diubah.
”Anak-anak menjalani perjalanan melelahkan hari ini. Sehari penuh mereka berada di perjalanan. Kalau malam ini dipaksakan bisa malah gak baik,” ujarnya, setibanya di Tutong.Rombongan Tim Tenis Meja memang menjalani perjalanan sehari penuh. Jadwal penerbangan dari Jakarta direct ke Bandar Sri Begawan. Mereka akhirnya harus menjalani penerbangan transit ke Kuala Lumpur.Alhasil, para pemain yang sudah harus bersiap sejak pukul 5 pagi, harus menjalani perjalanan sehari penuh. Mereka baru tiba di Tutong, pada petang hari dan dalam kondisi kecapaian.”Besok kami akan ‘ngalahi’ datang lebih awal untuk bisa mencoba lapangan. Situasi tidak bisa kami paksakan,” jelas Dony Prasetya.Tim Tenis Meja Indonesia sendiri, dijadwalkan sudah akan turun bertanding pada Selasa (13/6/2023). Kelas kadet beregu putra dan putri sudah akan turun bertanding. Sementara untuk kelas junior baru akan bermain keesokan harinya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler