Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia mengatakan, Tim Kadet Putri sebenarnya memiliki kans melangkah ke final. Sayang, persiapan matang yang dilakukan berantakan karena masalah non teknis.
Dony menyebut partai pertama antara Indonesia vs Singapura, menjadi problem awal timnya. Faiza Zahra yang turun pertama sebenarnya masih mungkin merebut angka untuk timnya.
Namun semuanya menjadi tak terkontrol, lantaran beberapa kali service Zahra dianggap salah oleh wasit. Keputusan wasit membuat mental bertanding Zahra rontok.
Baca: Tim Junior Putra Indonesia Akhirnya ke Final!
”Partai pertama diwarnai keputusan wasit yang merugikan Zahra. Empat kali Zahra di-kick, dan kehilangan poin. Ini kemudian berpengaruh ke partai selanjutnya,” ujar Dony memberikan alasannya, Rabu (14/6/2023).
Pada pertandingan itu, Zahra memang sempat sedikit lebih dominan. Pemain PTM Sukun ini sempat memimpin 10-8 di set pertama. Namun karena beberapa kali keputusan wasit, akhirnya Zahra kalah 14-16.
Editor: Zulkifli Fahmi
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



