Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Perpani Grobogan Edy Susanto mengatakan, kejuaraan TAC open digelar lapangan panahan Brimob Simongan Semarang. Dalam even ini ada dua kelas yang dipertandingkan. Yakni, Divisi Standar Nasional U-12, U-15 dan umum serta Divisi Compound U-12 dan umum.

Dalam ajang ini, Perpani Grobogan menurunkan empat pemanah. Masing-masing, Devina Pinkan Febriana, Deni Dian Saputra, dan Adilla Murni yang tampil di kelas Divisi Standar Nasional. Satu pemahan lagi adalah Danica Fauztinova yang turun di kelas Divisi Compound umum.

Dari empat pemanah ini, Devina Pinkan Febriana yang saat ini duduk di kelas XI SMAN 1 Toroh berhasil membuat kejutan. Yakni, mampu menyapu bersih 3 medali emas yang diperebutkan dalam Divisi Standar Nasional Umum Putri. Yaitu, sesi 1, sesi 2 dan total jarak.

Kemudian Adillah Murni juga berhasil meraih tiga medali. Yakni, 2 perak dan 1 perunggu untuk kelas Standar Nasioanal U-15 Putri.

“Jadi, enam medali itu diraih oleh dua pemanah. Sedangkan dua pemanah lainnya belum berhasil meraih medali. Untuk yang dapat medali saya minta jangan berpuas diri dan yang belum jangan berkecil hati,” kata Edy yang menjebat jadi Sekretaris KONI Grobogan itu.Edy menyatakan, prestasi tersebut dinilai sangat menggembirakan sekaligus mengejutkan. Soalnya, kejuaraan TAC open diikuti sekitar 500 atlet panahan dari berbagai klub dan pengkab/pengkot Perpani di Indonesia.Sementara itu, Pelatih Perpani Grobogan Eko Budiono menyatakan, pada awalnya tidak ada target yang dibebankan pada anak asuhnya. Soalnya, keikutsertaan dalam kejuaraan itu lebih dititik beratkan untuk menimba pengalaman dan melatih mental tanding.“Meski tidak ada target namun anak-anak saya minta untuk tampil semangat dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Ternyata, hasilnya malah bisa dapat enam medali. Ini benar-benar diluar dugaan,” imbuhnya. (NAO)Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler