Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Banyaknya penonton ini membuat suasana didalam GOR terasa panas. Sepintas, suasana di GOR ini mirip orang menyaksikan pertandingan bola karena banyak poster atau spanduk yang terbentang di lokasi.

Turnamen bola voli dibuka Sekda Grobogan Moh Sumarsono, Senin (15/10/2018).

Hadir dalam kesempatan itu, Plt Kepala Disporabudpar Edy Santoso, Ketua KONI Grobogan Fatchur Rachman dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

“Penonton pertandingan turnamen voli Bupati Cup memang selalu penuh. Selain tidak dibayarkan, banyaknya jumlah peserta berimbas pada bertambahnya penonton yang hadir,” kata Ketua KNPI Grobogan Kukuh Prasetyo Rusady.

Dalam even tahunan ini, ada 79 tim yang ikut ambil bagian. Terdiri 47 tim putra dan 32 tim putri.

[caption id="attachment_150305" align="alignnone" width="715"] Ribuan pelajar antusias menyaksikan Turnamen Voli Bupati Cup 2018 antar SMA di GOR Simpanglima Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

Turnamen ini digelar Disporabudpar bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Grobogan. Tahun ini merupakan edisi penyelenggaraan yang ke-30 kalinya.Rencananya, turnamen akan dilangsungkan tiga hari sampai Rabu besok karena banyaknya peserta. Turnamen voli  ini dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta.Sementara itu, Sekda Grobogan Moh Sumarsono berharap agar even berbagai cabang olahraga bisa rutin digelar. Salah satu tujuannya, untuk memantau bakat-bakat muda yang selama ini barangkali belum sempat terpanjau oleh pengurus cabor atau KONI.“Munculnya prestasi bisa berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda yang potensial,” katanya.Selain prestasi, dengan olah raga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba.Menurutnya, sejauh ini, cabang bola voli sudah meraih sederet prestasi. Baik tingkat Jateng maupun nasional. Salah satunya, medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng tahun 2013 lalu. Kemudian, ada tim DPUPR Grobogan yang jadi juara I dalam Kejurnas Voli di Minahasa tahun 2017 lalu.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler