Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Turnamen voli ini dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta. Even tahunan ini digelar Disporabudpar bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Grobogan.

Ketua KNPI Grobogan Kukuh Prasetyo Rusady mengungkapkan, sebanyak 70 tim ikut ambil bagian dari turnamen voli Bupati Cup. Terdiri 48 tim putra dan 22 putri. Mengingat banyaknya peserta, turnamen voli dijadwalkan akan dilangsungkan tiga hari, sampai Jumat lusa.

“Pesertanya cukup banyak, sampai 70 tim. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Bupati Cup edisi ke-30,” jelasnya.

Menurutnya, bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari warga Grobogan setelah sepak bola. Terbukti, dalam setiap even selalu banyak peserta maupun jumlah penonton.

Selain itu, cabang bola voli sudah meraih sederet prestasi, baik tingkat Jateng maupun nasional. Salah satunya, medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng tahun 2013 lalu. Kemudian, ada tim DPUPR Grobogan yang jadi juara I dalam Kejurnas Voli Divisi I di Minahasa tahun 2017 lalu dan menempati peringat empat dalam Livoli Divisi Utama tahun 2019.
Selain itu, cabang bola voli sudah meraih sederet prestasi, baik tingkat Jateng maupun nasional. Salah satunya, medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng tahun 2013 lalu. Kemudian, ada tim DPUPR Grobogan yang jadi juara I dalam Kejurnas Voli Divisi I di Minahasa tahun 2017 lalu dan menempati peringat empat dalam Livoli Divisi Utama tahun 2019.“Munculnya prestasi tersebut berawal dari penyelenggaraan turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen harus sering-sering digelar untuk memantau bakat-bakat muda,” imbuhnya.Selain prestasi, dengan olah raga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler