Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Medali emas ini dipersembahkan pesenam ritmik asal Provinsi Riau Nur Hazizah Sinaga, Senin (19/6/2023).

Melansir dari laman Kemenpora, Selasa (20/6/2023), turun di level 1 nomor alat bola, Nur unggul atas Anette Viskov dari Esthonia dan Andreia Ruivo dari Portugal yang masing-masing meraih perak dan perunggu.

Baca juga: Tim SOIna Target 9 Emas di SOWSG Berlin 2023

Pada hari kedua, cabang olahraga senam ritmik juga mempersembahkan 1 medali perak dan 1 perunggu. Medali perak diraih Cynthia Nainggolan asal Sumatera Utara. Dia kalah bersaing atas Angie Galvis Fedossova yang mewakili Special Olympics Columbia sedangkan Katherine Carrascoso Pujols mendapat perunggu.

Tambahan perunggu diraih oleh Cynthia Nainggolan di level 1 nomor Ribbon. Untuk medali emas nomor ini diraih oleh Aigerim Issabayeva dari Khazastan dan perak oleh Katherine Carrascoso Pujolsdari Republik Dominika. Ini adalah perunggu kedua bagi Cynthia.

Pelatih Senam Ritmik Special Olympics Indonesia Elly Pudji Kusumawati tak dapat menutup rasa suka citanya. ”Alhamudillah, kami bisa menang,” ujarnya spontan.

Hari ini para pesenam ritmik Special Olympics Indonesia turun di enam nomor pertandingan yang digelar di Hall 1, Komplek Berlin Messe. Peraih emas Nur Hazizah Sinaga turun di dua nomor final, Cynthia turun di 4 nomor final, Penampilan Nur Hazizah, lebih baik ketimbang hari sebelumnya.Harapan meraih medali hari ketiga, terbuka. Di cabang atletik pelari asal Lampung Frety Sinta Melia lolos ke final nomor 200 meter. Demikian juga pelari putera asal Jawa Barat Dewangga Kanahaya Iskandar. Namun kuarter campuran  4x4 400 meter gagal karena Frety tak mampu menyelesaikan tugasnya.Di cabang renang Arsyad Al Banjari asal Kalimantan Selatan mencatat waktu tercepat  di heat 1 penyisihan  di level B 100 meter gaya kupu-kupu. Arsyad akan berburu medali di final pada hari Rabu.”Kami harap dia akan mampu meraih emas,” ujar pelatih Yulidarti.Dua perenang lain, yakni Alfian asal Provinsi Bangka Belitung di gaya bebas dan perenang putri asal Sumatera Barat Nadila juga maju ke final di gaya dada 100 meter.Sedangkan tim bowling masih dalam menunggu hasil tahap divisioning. Para pebowling Special Olympics Indonesia baru akan bertanding pada Kamis (22/6/2023) nomor unified sport, pukul 09.00-11.30 waktu setempat. Sedangkan untuk men singles akan digelar Sabtu (24/6/2023). 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler